Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Air Terjun Wae Teong Sara di Manggarai Barat NTT yang Indah dan Menyegarkan

Kompas.com - 14/04/2022, 13:06 WIB
Markus Makur,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

NDOSO,KOMPAS.com - Keindah alam di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebar luas di seluruh wilayahnya.

Termasuk di sisi utaranya. Berlokasi di Kecamatan Ndoso, ada satu air terjun indah bernama Wae Teong Sara.

Keindahannya masih hanya diketahui orang lokal setempat. Belum begitu banyak turis asing dan domestik yang menjelajahi wilayah Kecamatan Ndoso. Keindahan tempat wisata itu masih butuh dipromosikan agar tidak terus tersembunyi.

Baca juga: Bupati Manggarai Barat: Tidak Semua Penginapan di Labuan Bajo Mahal

Pastor Paroki Santo Fransiskus Tentang bernama Wilbrodus Andre Bisa, biasa disapa Pater Andre jadi salah satu pihak yang sangat gencar mempromosikan kekayaan alam di Kecamatan Ndoso.

Tak hanya berwisata, ia juga mengajak warga setempat merawat sumber mata air dengan menanam pohon. Ia juga mengajak warga di wilayah itu untuk berwisata di sejumlah air terjun serta sumber mata air sambil menjaga sumber mata air dengan menanam pohon.

Wisata sambil lestarikan alam

Pater Andre pun menanamkan kearifan kosmologis sesuai dengan budaya masyarakat setempat.

Menurut dia, pembangunan ekonomi dan kemajuan teknologi yang dicapai dengan mengeksploitasi manusia dan sumber daya alam telah merusak alam, masyarakat, dan pribadi manusia.

Baca juga: Creative Hub Puncak Waringin Labuan Bajo Diserahkan ke Pemda Manggarai Barat

Kesadaran atas dampak negatif yg terjadi mengingatkan manusia pada kebutuhannya untuk mengembangkan kearifan, secara bertanggung jawab memelihara dan mengamankan dunia.

Air terjun Wae Teong Sara, Kecamatan Ndoso, dibagian utara Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu spot yang bisa dijelajahi oleh para petualang alam semesta, Rabu, (13/4/2022). (KOMPAS.com/DOK PATER WILBRODUS ANDRE BISA, OFM-PASTOR PAROKI SANTO FRANSISKUS TENTANG)KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Air terjun Wae Teong Sara, Kecamatan Ndoso, dibagian utara Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu spot yang bisa dijelajahi oleh para petualang alam semesta, Rabu, (13/4/2022). (KOMPAS.com/DOK PATER WILBRODUS ANDRE BISA, OFM-PASTOR PAROKI SANTO FRANSISKUS TENTANG)

Ketika paham yang menempatkan manusia di atas alam mulai dipersoalkan, ajaran dan tradisi kuno yang mengedepankan kearifan kosmologis dipandang perlu dikembangkan untuk menghasilkan sebuah keseimbangan baru.

"Konservasi dan jelajah alam Wae Teong Sara, Tentang, Kecamatan Ndoso memberikan satu suasana baru bagi masyarakat untuk mengenal alam dan kearifan alam bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya," tutur Pater Andre kepada Kompas.com, Selasa (12/4/2022).

Baca juga: Desa Wisata Coal di Manggarai Barat, Paduan Alam dan Kopi

Ia berharap para petualang alam di Manggarai Barat berkunjung ke wilayah utara sambil menikmati kearifan lokal masyarakat setempat dan juga belajar dari masyarakat tentang ramah dengan alam dan berkonservasi sesuai dengan kearifan masyarakat setempat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Promo Masuk Ancol Gratis mulai 1 Juni 2024, Simak Syaratnya

Ada Promo Masuk Ancol Gratis mulai 1 Juni 2024, Simak Syaratnya

Travel Update
Maskapai Ini Punya Penerbangan Bersama Anjing, Harganya Rp 97 Jutaan

Maskapai Ini Punya Penerbangan Bersama Anjing, Harganya Rp 97 Jutaan

Travel Update
Dieng Caldera Race 2024 Digelar mulai 7 Juni 2024

Dieng Caldera Race 2024 Digelar mulai 7 Juni 2024

Travel Update
Cara Berkunjung ke Koryu Space Japan Foundation, Gratis Masuk

Cara Berkunjung ke Koryu Space Japan Foundation, Gratis Masuk

Travel Tips
Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

BrandzView
Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Travel Update
Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Travel Update
Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com