Kompas.com - 24/04/2022, 13:06 WIB

KOMPAS.com - Masyarakat yang akan mudik lebaran 2022 menggunakan pesawat terbang wajib mengetahui syarat dan ketentuan terbaru dari masing-masing maskapai penerbangan. 

Maskapai penerbangan yang tergabung dalam Garuda Indonesia Group menyatakan, syarat mudik lebaran 2022 Garuda Indonesia dan Citilink mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan terbaru. 

“Mengikuti aturan pemerintah yang diedarkan lewat Surat Edaran (SE),” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada Kompas.com (24/04/2022). 

Baca juga:

Adapun syarat dan ketentuan mudik menggunakan pesawat terbang diatur dalam SE Menhub Nomor 36 Tahun 2022 mengenai Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19. Aturan itu berlaku mulai 5 April 2022.

Selanjutnya, aturan itu diubah dengan menambah satu ketentuan melalui SE Menhub Nomor 48 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 36 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19. 

Aturan baru tersebut berlaku mulai 19 April 2022.

Pekerja melakukan bongkar muat kargo dari pesawat Garuda Indonesia saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat (9/4/2021)ANTARA FOTO/AMPELSA Pekerja melakukan bongkar muat kargo dari pesawat Garuda Indonesia saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat (9/4/2021)

Merujuk dua SE Menhub tersebut, berikut syarat mudik Garuda Indonesia dan Citilink pada lebaran 2022. 

1. Penumpang yang sudah mendapat vaksin dosis ketiga atau booster tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau tes usap antigen. 

2. Penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1x24 jam, atau hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan. 

Penumpang usia 6-17 tahun dikecualikan dari poin kedua ini. 

3. Penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil 3×24 jam sebelum keberangkatan. 

4. Penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksinasi, wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. 

Pelaku perjalanan kategori ini juga wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Ini Waktu Penerbangan Terbaik untuk Penumpang yang Takut Naik Pesawat

5. Penumpang dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan dari ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen. Namun, pelaku perjalanan kategori ini wajib disertai pendamping perjalanan yang memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan ketat. 

6. Penumpang usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksinasi dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif tes usap antigen. Namun, pelaku perjalanan kategori ini wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua. 

Aturan tersebut menambahkan bahwa kewajiban menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR bagi pelaku perjalanan yang baru divaksinasi dosis pertama, dikecualikan untuk angkutan udara perintis. Termasuk penerbangan di wilayah perbatasan serta daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Baca juga: Mudik Naik Kereta Api, Anak Usia 6-17 Tahun Tak Perlu Tes Covid-19

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.