Kompas.com - 27/05/2022, 13:31 WIB

KOMPAS.com - Berenang dan berwisata di sungai yang jernih memang jadi aktivitas seru yang menyehatkan. Namun tak jarang, tersiar kabar korban hanyut terseret aliran sungai saat tengah bermain air.

Kejadian seperti ini bisa dihindari dengan memperhatikan debit dan kondisi air sungai saat hendak menceburkan diri.

Kemudian bagi mereka yang belum begitu mahir, tidak dianjurkan berenang jauh dari tepi sungai.

Baca juga: Mengenal Sungai Aare di Swiss, Lokasi Hilangnya Anak Sulung Ridwan Kamil Saat Berenang

Namun, apabila suatu waktu kamu dihadapkan pada situasi terseret aliran sungai, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri.

Cara menyelamatkan diri saat terseret arus sungai

Koordinator Tim Selam Majlis Tafsir Al Quran (MTA) Sugiyanto kepada Kompas.com, Jumat (27/5/2022) membagikan cara menyelamatkan diri saat terseret arus sungai, yakni:

1. Tenangkan diri dan coba raih benda sekitar sungai

Meski sulit dilakukan, kamu harus mencoba untuk menenangkan diri saat terseret arus di sungai.

Kemudian, amati keadaan sekitar dan cobalah untuk meraih benda apa pun di pinggir sugai, seperti dahan pohon.

Baca juga: 7 Fakta Sungai Chao Phraya, Lokasi Tewas Artis Thailand Tangmo Nida

"Bersikap tenang jangan banyak gerakan, amati sekitar benda apa yang bisa diraih," kata Sugiyanto.

2. Jangan lawan arus

Sebagaimana dijelaskan Sugi, biasanya korban yang terseret arus sungai tentu akan merasa panik sehingga cenderung berusaha melawan arus untuk kembali ke tepi sungai.

Namun, aktivitas melawan arus seperti ini sangat tidak dianjurkan karena menguras banyak tenaga.

Sungai aare, sungai terpanjang di Swiss.Unsplash/Xavier Von Erlach Sungai aare, sungai terpanjang di Swiss.

"Jangan panik, kuasai diri dan sekitar. Melawan arus sangat tidak disarankan, karena akan menguras tenaga. Ikuti arus air dan berusaha berenang ke pinggiran sungai," ujarnya.

3. Usahakan kepala tetap di atas

Bagian terpenting yang harus diingat ialah, usahakan agar kepala tetap berada di atas permukaan air dan berusaha berenang ke pinggiran sungai terdekat.

Baca juga: 4 Fakta Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Terseret Arus Sungai hingga Pencarian Sempat Dihentikan

"Pada dasarnya manusia memiliki pelampung di paru-paru sebesar enam liter. Asal paru-paru tidak kemasukan air, manusia tidak akan tenggelam," tutup Sugiyanto menjelaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.