Kompas.com - 28/05/2022, 14:02 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Jepang umumkan pelonggaran pintu masuk bagi turis asing dari 98 negara, termasuk Indonesia.

Kabar baiknya, pada pembukaan 10 Juni 2022, turis asing dari 98 negara yang telah ditentukan, boleh memasuki Jepang tanpa syarat tes PCR, tanpa bukti vaksinasi, dan tanpa karantina saat kedatangan.

Baca juga: Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

"Jepang akan menaikkan batas kunjungan wisatawan asing, dari 10.000 orang per hari menjadi 20.000 orang mulai 1 Juni 2022," sebagaimana disampaikan Perdana Menteri Fumio Kishida, mengutip Sora News 24, Jumat (27/5/2022).

Daftar 98 negara daftar biru

Adapun ketentuan ini hanya berlaku bagi 98 negara yang dikategorikan dalam daftar biru.

Negara-negara itu termasuk Afghanistan, Aljazair, Argentina, Armenia, Australia, Austria, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Belgia, Benin, Bolivia, Bosnia dan Herzegovina, Brasil, Bulgaria, Kamboja, Kamerun, Kanada, Chili, Cina, Kolombia, Kosta Rika, dan Pantai Gading.

Lalu, ada Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Djibouti, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Estonia, Ethiopia, Finlandia, Prancis, Jerman, Ghana, Yunani, Guatemala, Hong Kong, Hongaria, Islandia, Indonesia, Iran, Irak, Irlandia, dan Israel.

Ilustrasi Jepang - Tokyo Tower. Jepang masih menjadi salah satu destinasi wisata mancanegara favorit masyarakat Indonesia.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Jepang - Tokyo Tower. Jepang masih menjadi salah satu destinasi wisata mancanegara favorit masyarakat Indonesia.

Selanjutnya ada Italia, Jamaika, Yordania, Kenya, Kirgistan, Laos, Latvia, Lituania, Luksemburg, Madagaskar, Malawi, Malaysia, Meksiko, Monako, Mongolia, Montenegro, Maroko, Mozambik, Myanmar, Belanda, Selandia Baru, Nigeria, Norwegia, Palau , Panama, dan Papua Nugini.

Kemudian, Paraguay, Filipina, Polandia, Qatar, Korea Selatan, Rumania, Rusia, Rwanda, Serbia, Singapura, Slovakia, Slovenia, Afrika Selatan, Sudan Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Tanzania, Thailand , Timor-Leste, Uganda, UEA, Inggris Raya, AS, dan Zambia.

Baca juga: Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Sedangkan bagi wisatawan asing yang berasal dari negara daftar kuning, masih diwajibkan untuk menjalani tes PCR saat kedatangan, karantina di rumah selama 7 hari, dan sertifikat vaksinasi.

Jika sudah memiliki sertifikat vaksin Covid-19, maka turis asing tak perlu karantina dan tes PCR saat kedatangan.

Baca juga: 11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Selanjutnya, khusus wisatawan dari negara daftar merah, wajib tes PCR saat kedatangan dan karantina selama tiga hari di fasilitas yang ditentukan pemerintah. Namun jika memiliki sertifikat vaksin Covid-19, karantina bisa dilakukan selama 7 hari di rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.