Kompas.com - 30/06/2022, 19:06 WIB

KOMPAS.com - Taman Ismail Marzuki (TIM) sudah dibuka kembali secara bertahap mulai 3 Juni 2022, setelah direvitalisasi sejak Juli 2019. Dua di antara berbagai bangunan yang dirombak sudah bisa dikunjungi, yaitu tempat pameran seni.

Kompas.com berkesempatan mengunjungi dua galeri seni yang berada di Gedung Panjang, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/06/2022). Adapun bangunan lainnya, seperti planetarium dan perpustakaan, masih ditutup untuk umum.

Saat tiba, sejumlah pengunjung juga terlihat mendatangi Galeri Seni dan Galeri Annex, sambil berfoto-foto atau sekadar melihat-lihat.

Sebagai informasi, kedua galeri ini menampilkan karya seni rupa para seniman secara temporer. Artinya, akan ada tema pameran dan penyelenggara yang berbeda dalam jangka waktu tertentu.

Baca juga: Taman Ismail Marzuki Dibuka Bertahap, Intip Tampilan Barunya

Mempelajari arsip kesenian Jakarta di dalam Galeri Seni

Galeri seni di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. KOMPAS.com/Faqihah Muharroroh Itsnaini Galeri seni di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Di Galeri Seni, terdapat dua lantai yang bisa dijelajahi oleh pengunjung.

Lantai pertama, ada pameran "Cipta! Kapita Selekta Cikini Raya 73" yang digelar oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) yang berlangsung hingga pertengahan Juli.

Memasuki lantai satu, terlihat berbagai arsip-arsip lama yang dipajang di dinding maupun di meja pameran. Pameran ini sendiri menampilkan koleksi lukisan dan grafis dari DKJ, serta dokumen poster aneka kegiatan di TIM sejak tahun 1960-an hingga akhir 1980-an.

Ada juga barang-barang disertai audio berisi cerita perkembangan seni maupun karya seni di Jakarta pada zaman dahulu. Selain itu, tersedia buku-buku tentang seni yang dapat dibaca gratis di tempat.

Baca juga: Wajah Baru Taman Ismail Marzuki, Ini Rute dan Akses Transportasi

Buku-buku di galeri seni di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. KOMPAS.com/Faqihah Muharroroh Itsnaini Buku-buku di galeri seni di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Suasana retro di dalam ruangan lantai 1 sangat terasa dan cocok untuk dijadikan spot foto, selain untuk menambah wawasan terkait seni di Jakarta tempo dulu. 

Naik ke lantai dua, ada kumpulan karya lukisan yang berasal dari beberapa seniman berbeda. Di antaranya lukisan anak-anak penyandang disabilitas dari Kitaoneus.Asia, lalu lukisan karya Sarnadi Adam, Padepokan Ciliwung Condet, serta Anton Krisdyanto. 

Lukisan di lantai atas juga tidak kalah cantik dan menarik untuk dibuat konten yang instagramable

Baca juga: 4 Tips Wisata ke Taman Ismail Marzuki Jakarta, Naik Transportasi Umum

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.