Kompas.com - 01/07/2022, 11:25 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (30/6/2022) kemarin. Sehari sebelumnya, Jokowi telah bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Rabu (29/6/2022).

Mengutip dari Kompas.com (7/1/2022), pertemuan antara Jokowi dan Putin berlangsung di Istana Kremlin, tepatnya di Ruang Upacara Kenegaraan Istana Kremlin. Usai pertemuan, kedua pemimpin menggelar keterangan pers bersama di ruang Ekaterina Istana Kremlin. 

Istana Kremlin mempunyai makna penting bagi Rusia, lantaran menjadi simbol negara tersebut. Markas pemerintahan Rusia ini berada di Kremlin Moskow. 

Baca juga: 5 Hal yang Dibahas dalam Pertemuan Jokowi dan Putin: Perdamaian Rusia-Ukraina hingga Pasokan Pangan

Presiden Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Kamis (30/6/2022).Dok. Sekretariat Presiden Presiden Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Kamis (30/6/2022).

Apa itu Kremlin? 

Kremlin merupakan bahasa Rusia yang berarti benteng, mengutip dari laman Bridge to Moscow.  Kata Kremlin pertama kali muncul dalam sejarah pada 1331. Kala itu, Kremlin berfungsi sebagai benteng dan batas antara kediaman pangeran dan penduduk kota biasa.

Beberapa kota tua di Rusia memiliki benteng, namun yang paling terkenal di seluruh dunia sekaligus simbol Rusia adalah Kremlin Moskow. 

Kremlin Moskow saat ini menjadi kantor resmi pemerintahan presiden Rusia. Namun, kepala negara tidak tinggal di Kremlin Moskow, lantaran kediamannya berada di luar Moskow. 

Baca juga: Rusia dan Ukraina Masuk Daftar Visa on Arrival Indonesia, Total Ada 72 Negara

The Kremlin MoscowShutterstock/Dade72 The Kremlin Moscow

Dulunya, Kremlin Moskow merupakan tempat tinggal pangeran dan tsar Rusia. Kremlin Moskow pertama kali didirikan oleh Pangeran Yury Dolgoruky. 

Pada 1156, ia memerintahkan pembangunan benteng kayu di Moskow. Namun, penyebutan Kremlin Moskow baru muncul pada abad ke-14. 

Sementara itu, bangunan Kremlin Moskow sekarang ini didirikan pada akhir abad ke-15. Pangeran Moskow Ivan The Great bermimpi membangun ibu kota yang menyamai kemegahan Konstantinopel.

Baca juga: 5 Fakta Pulau Ular yang Jadi Rebutan Rusia dan Ukraina

Untuk mewujudkan impiannya itu, Ivan The Great memboyong arsitek dari Italia. Sayangnya, pada awal abad ke-18, ibu kota Rusia dipindahkan ke St. Petersburg, sehingga Kremlin Moskow tidak lagi menjadi kediaman tsar.

Namun, setelah revolusi, kaum Bolshevik memindahkan ibu kota ke Moskow dan menetap di Kremlin. Tokoh revolusioner seperti Lenin dan Josef Stalin serta beberapa anggota pemerintah Uni Soviet tinggal di Kremlin Moskow.

Oleh sebab itu, sejak zaman Uni Soviet, kata Kremlin menjadi identik dengan pemerintah Rusia. 

Halaman:
Sumber Britannica


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.