Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Negara Terkecil di Dunia, Tak Sampai 1.000 Penduduk

Kompas.com - 14/07/2022, 17:29 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - Kota Vatikan merupakan negara terkecil di dunia. Menurut World Population Review, daftar negara terkecil ditentukan berdasarkan jumlah populasi atau luas wilayah keseluruhan.

Namun, urutan di satu daftar dan daftar lainnya bisa saja sedikit berubah, tergantung pada data statistik yang dipilih.

Baca juga: Bali Masuk 50 Tempat Terindah di Dunia 2022 Versi Time

Area keseluruhan dan jumlah populasi sering kali tak terlalu berkaitan.

Negara yang memiliki luas wilayah lebih besar memang relatif bisa menampung orang lebih banyak. Namun, ada banyak faktor yang menentukan apakah daerah tersebut juga akan ditempati oleh banyak penduduk.

Beberapa faktornya seperti jenis dan iklim lahannya, serta tingkat perkembangannya.

Oleh karena itu, negara dengan luas wilayah besar tak selalu memiliki populasi yang besar. Sementara, negara dengan luas wilayah kecil bisa saja memiliki jumlah penduduk yang mengejutkan.

Monako, misalnya, meski secara luas wilayah merupakan negara terkecil kedua di dunia, namun jumlah penduduknya terbilang padat. Dengan jumlah penduduk sekitar 39.250, Monako menempati urutan ketujuh negara dengan populasi paling sedikit di dunia.

Baca juga: 10 Negara dengan Tingkat Kejahatan Tertinggi di Dunia

Sementara Kota Vatikan sebagai negara terkecil di dunia hanya memiliki luas 0,49 Kilometer persegi. Secara populasi, angkanya juga paling kecil dibandingkan dengan negara-negara lainnya, yakni 800 penduduk.

Angka ini jauh dibandingkan dengan negara lainnya yang juga masuk dalam daftar negara terkecil di dunia, misalnya Nauru (10.876 penduduk), Tuvalu (11.931 penduduk), dan Palau (18.169 penduduk).

Berikut 10 negara terkecil dunia secara luas wilayah, menurut World Population Review:

1. Kota Vatikan (0,49 Kilometer persegi)

2. Monako (2 Kilometer persegi)

3. Nauru (20 Kilometer persegi)

4. Tuvalu (30 Kilometer persegi)

5. San Marino (60 Kilometer persegi)

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Travel Update
787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

Travel Update
4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Jalan Jalan
Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Travel Update
Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com