Kompas.com - 13/08/2022, 18:31 WIB

KOMPAS.com - Menindaklanjuti masalah yang terjadi pada pemegang paspor Indonesia yang hendak memasuki wilayah negara Jerman, Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi dikabarkan tengah berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.

Sebelumnya, diberitakan paspor Indonesia desain terbaru ditolak oleh Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Jakarta lantaran tidak mencantumkan kolom tanda tangan.

Baca juga:

Sebagai langkah awal mengatasi persoalan itu, Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian telah mengeluarkan surat edaran (SE).

SE menyatakan, bagi WNI dengan paspor tanpa kolom tanda tangan dan ingin bepergian ke Jerman dan sekitarnya dapat melakukan endorsement atau pengesahan tanda tangan.

Baca juga: Jerman Tolak Paspor RI Tanpa Kolom Tanda Tangan, Ini Kata Imigrasi

Kepala Divisi Keimigrasian diminta memerintahkan seluruh Kepala Kantor Imigrasi wilayah kerjanya agar mengakomodasi permohonan peneraan tanda tangan pemegang paspor RI yang tanpa kolom tanda tangan di halaman pengesahan oleh Kepala Kantor atau pejabat imigrasi.

"Masyarakat pemegang paspor elektronik atau non-elektronik yang ingin menerakan tanda tangan pada halaman endorsement paspor, dapat segera mengajukan permohonan di Kantor Imigrasi maupun Perwakilan RI terdekat tanpa dikenakan biaya apa pun," jelas Direktur Lalu Lintas Keimigrasian, Amran Aris, mengutip siaran resmi yang Kompas.com terima, Sabtu (13/8/2022).

Namun, dalam laman resmi Kedutaan Besar Jerman Jakarta, salah satu ketentuan menyebutkan bahwa kolom endorsement tidak diakui sebagai pengganti kolom tanda tangan.

"Tambahan tanda tangan di kolom "Endorsement" tidak dapat diakui sebagai pengganti dari kolom tanda tangan di paspor Indonesia yang mengakibatkan paspor Anda tidak dapat diproses," demikian bunyi ketentuan tersebut.

Saat Kompas.com menanyakan perihal kolom endorsement, Sabtu, pihak imigrasi menolak berkomentar lebih jauh.

Ilustrasi paspor Indonesia.SHUTTERSTOCK/YUDHISTIRAMA Ilustrasi paspor Indonesia.

Paspor RI tanpa kolom tanda tangan sejak 2019

Sejak 2019, Direktorat Jenderal Imigrasi telah menerbitkan Paspor elektronik dan non-elektronik tanpa adanya kolom tanda tangan dengan pertimbangan efisiensi.

Keputusan itu berdasarkan Kepmenkumham Nomor M.HH-01.GR.01.03.01.3059 Tahun 2019 tentang Spesifikasi Teknis Pengamanan Khusus Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor.

Baca juga: Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Sebagai informasi, Direktorat Jenderal Imigrasi telah mendaftarkan Paspor Indonesia ke dalam ICAO-PKD dan telah diakui, sehingga keabsahannya telah dikenali secara luas di seluruh negara di dunia.

Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Kementerian Luar Negeri akan menyerahkan Nota Diplomatik dan Spesimen Dokumen Paspor selama 5 tahun terakhir kepada Kedutaan Jerman di Jakarta.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Direktorat Jenderal Imigrasi akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait perkembangan permasalahan yang tengah berkembang.

"Segala perkembangan informasi dalam permasalahan ini akan kami sampaikan kepada khalayak pada kesempatan pertama. Ditjen Imigrasi berkomitmen untuk mengupayakan penyelesaian bagi masyarakat yang terkendala," mengutip siaran resmi, Sabtu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan

7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan

Jalan Jalan
Raja Ampat Baru, Pesona Pulau Tawale di Halmahera Selatan

Raja Ampat Baru, Pesona Pulau Tawale di Halmahera Selatan

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Sewa Perlengkapan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta

Harga Tiket dan Sewa Perlengkapan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta

Travel Tips
Multiple Entry Visa Dibuka Lagi, Kepulauan Riau Jadi yang Pertama

Multiple Entry Visa Dibuka Lagi, Kepulauan Riau Jadi yang Pertama

Travel Update
Kuntum Farmfield Bogor: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kuntum Farmfield Bogor: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Lukisan hingga Benang, Karya Pertama Chiharu Shiota di Museum MACAN

Lukisan hingga Benang, Karya Pertama Chiharu Shiota di Museum MACAN

Jalan Jalan
10 Wisata Indoor di Surabaya, Ada Tempat Main Salju

10 Wisata Indoor di Surabaya, Ada Tempat Main Salju

Jalan Jalan
3 Tips Berkunjung ke Warung Apung Palembang, Hindari Akhir Pekan

3 Tips Berkunjung ke Warung Apung Palembang, Hindari Akhir Pekan

Travel Tips
Teluk Nanga Lok NTT Raih Juara 1 API Award 2022 Kategori Surga Tersembunyi

Teluk Nanga Lok NTT Raih Juara 1 API Award 2022 Kategori Surga Tersembunyi

Travel Update
Liburan Saat Musim Hujan, Kunjungi 8 Wisata Indoor Semarang Ini 

Liburan Saat Musim Hujan, Kunjungi 8 Wisata Indoor Semarang Ini 

Jalan Jalan
Makna 7 Instalasi Chiharu Shiota: The Soul Trembles di Museum MACAN

Makna 7 Instalasi Chiharu Shiota: The Soul Trembles di Museum MACAN

Jalan Jalan
100 Kendaraan Hias Meriahkan Batu Art Flower Carnival di Kota Batu

100 Kendaraan Hias Meriahkan Batu Art Flower Carnival di Kota Batu

Travel Update
3 Alasan Kenapa Seseorang Mudah Menangis Saat Naik Pesawat

3 Alasan Kenapa Seseorang Mudah Menangis Saat Naik Pesawat

Travel Tips
8 Tempat Wisata di Lereng Gunung Merapi, Ada Batu Mirip Alien 

8 Tempat Wisata di Lereng Gunung Merapi, Ada Batu Mirip Alien 

Jalan Jalan
Merenungi Arti Kehidupan lewat Pameran Chiharu Shiota di Museum MACAN

Merenungi Arti Kehidupan lewat Pameran Chiharu Shiota di Museum MACAN

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.