Kompas.com - 17/11/2022, 18:04 WIB

KOMPAS.com - Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh wisatawan saat berkunjung ke Bali adalah menjalani melukat, ritual pembersihan atau penyucian diri dengan air suci yang dianggap sebagai wisata spiritual. 

Baru-baru ini, pedangdut Siti Badriah membagikan video yang diduga adalah melukat, melalui akun Instagram miliknya. Sebelumnya juga ada selebritas lain yang menjalani melukat, antara lain Nikita Willy, Ariel Tatum, dan Pevita Pearce.

Baca juga:

"Swastiastu," bunyi tulisan di video unggahan akun Instagram Siti Badriah (@sitibadriah), seperti dikutip Kompas.com, Kamis (17/11/2022).

Sejumlah warganet mempertanyakan kegiatan yang dilakukan oleh Siti Badriah bersama suaminya ini sebagai bentuk konversi agama. Namun, melukat sebenarnya tidak hanya terbatas bagi pemeluk agama Hindu, seperti disampaikan Guru Besar Ilmu Pariwisata Universitas Udayana Profesor I Gde Pitana.

Lantas, apa yang dimaksud dengan melukat? Berikut informasi yang dirangkum oleh Kompas.com

Fakta seputar melukat yang harus diketahui

1. Melukat itu apa?

Melukat, ritual for cleaning and purifying body and mind, Abiansemal village BaliShutterstock/Bodhi Nyana Tantra Melukat, ritual for cleaning and purifying body and mind, Abiansemal village Bali

Melukat merupakan kegiatan religi yang termasuk salah satu tradisi dalam ajaran Hindu di Bali. Kendati demikian, melukat juga menjadi wisata spiritual yang dapat dilakukan oleh siapa pun. 

Melukat sendiri berasal dari kata "sulukat". "Su" artinya baik dan “lukat” yang berarti “penyucian”.

Baca juga: Melukat, Tradisi Umat Hindu di Bali dan Wisata Spiritual

“Sejak dulu, masyarakat Bali sudah biasa melakukan ritual melukat ini. Lalu kemudian, wisata spiritual melukat menjadi ramai di kalangan wisatawan lima tahun terakhir,” kata I Gde Pitana, dikutip dari Kompas.com, Rabu (15/12/2021).

2. Tujuan melukat

Secara harfiah, arti melukat adalah pembersihan jiwa dari hal negatif. Umat Hindu di Bali meyakini bahwa ritual ini bermakna membersihkan jiwa dari hal-hal negatif, di antaranya kecemasan dan mimpi buruk.

“Upacara ini merupakan ritual menyucikan atau membersihkan diri dengan air suci untuk memperoleh kebaikan, dan menjauhkan dari unsur-unsur negatif. Seperti mimpi buruk, penyakit, rasa resah, macam-macam,” papar Pitana. 

Baca juga: Melukat dan Paket Wisata Spiritual Lainnya Diprediksi Makin Diminati

Wisata ritual ini, menurut dia, membuat orang yang melakukannya juga merasakan kesegaran atau ketenangan.

Sebab, melukat dilakukan dengan beberapa rangkaian kegiatan spiritual lainnya, seperti sembahyang dan duduk merenung sambil mendengarkan kisah-kisah alam sehingga dapat terhanyut dalam suasana yang syahdu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.