Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah Targetkan 1,5 Miliar Pergerakan Wisatawan Nusantara 2024

Kompas.com - 27/02/2024, 16:04 WIB
Krisda Tiofani,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan 1,2-1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) pada 2024.

Angka ini tidak jauh berbeda dengan target wisnus 2023 lalu, yakni sebesar 1,2-1,4 miliar pergerakan.

"Target pemerintah ini luar biasa bahwa wisnus pada 2024 ini sebesar 1,2-1,5 miliar pergerakan wisnus," ujar Sandiaga dalam acara Kick Off Program Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Senin (26/2/2024).

Baca juga: Turunkan Tiket Pesawat Jadi Upaya Capai 1,5 Miliar Pergerakan Wisnus 2024

"Ini target yang termasuk susah dicapai, tetapi kalau kita berkolaborasi, saya yakin, kita bisa mencapai targetnya," tambah dia.

Sandiaga juga menyampaikan target perputaran uang sebesar Rp 3.000 triliun dari kegiatan wisata di Indonesia. Ada juga target transaksi produk kreatif sebesar Rp 1.187 miliar.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Tingginya target kegiatan wisata di Indonesia ini, kata Sandiaga, memerlukan adanya adaptasi, kolaborasi, dan inovasi dari setiap daerah wisata.

Target wisnus 2023 diperkirakan tercapai

Lebih lanjut, Sandiaga menambahkan bahwa tahun lalu, target pergerakan wisnus seharusnya sudah tercapai, meskipun belum demikian bila melihat data angkanya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pergerakan wisnus mencapai 688,78 juta pergerakan. Namun demikian, menurut Sandiaga, target wisnus 2023 sebenarnya tercapai sesuai harapan.

Baca juga:

"Tahun lalu itu, kami menyakini (target wisnus) tercapai, tetapi perhitungannya masih disesuaikan di BPS," ujar Sandiaga.

Perhitungan itu, sambung dia, adalah pergerakan dari kota-kabupaten dan kabupaten-kota sekitar perjalanan dua jam.

Besar pengeluaran wisatawan

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu, mengatakan, ada 13 persen dari 100 persen yang menjadi high spender.

Setiap orang mengeluarkan sekitar Rp 3,8 juta per hari untuk berwisata. Lebih tinggi dari rata-rata Rp 2,7 juta per orang, seperti data yang disampaikan Sandiaga.

Bukit Indah Simarjarunjung di Sumatera Utara. Tempat melihat Danau Toba dari ketinggian.disbudpar.sumutprov.go.id Bukit Indah Simarjarunjung di Sumatera Utara. Tempat melihat Danau Toba dari ketinggian.

"Dua destinasi yang menjadi target wisatawan domestik high spender adalah Bali dan Danau Toba," ungkap Odo.

Melihat tingginya pengeluaran wisatawan tersebut, Sandiaga membenarkan. Bahkan, mengaku pernah menemukan wisatawan dengan pengeluaran lebih tinggi.

Baca juga:

Mereka adalah sekumpulan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya yang berlibur saat Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat.

"Kata mereka, sudah spending lebih dari Rp 5 juta selama di sana. Tepat yang disampaikan oleh Pak Odo," ujar Sandiaga.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Ada Promo Tiket Pesawat ke Vietnam dari Vietjet, mulai Rp 1 Juta

Ada Promo Tiket Pesawat ke Vietnam dari Vietjet, mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Mengenal Terowongan Juliana, Lokasi Syuting Film Siksa Kubur

Mengenal Terowongan Juliana, Lokasi Syuting Film Siksa Kubur

Jalan Jalan
Vokalis Red Hot Chili Peppers Disebut Kunjungi Mentawai, di Mana Lokasinya?

Vokalis Red Hot Chili Peppers Disebut Kunjungi Mentawai, di Mana Lokasinya?

Travel Update
350.000 Wisatawan Kunjungi Semarang Saat Libur Lebaran 2024, Kota Lama Jadi Favorit

350.000 Wisatawan Kunjungi Semarang Saat Libur Lebaran 2024, Kota Lama Jadi Favorit

Travel Update
5 Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang, Banyak yang Gratis

5 Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang, Banyak yang Gratis

Jalan Jalan
Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel Dekat Tempat Wisata di Jawa Barat Capai 95 Persen

Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel Dekat Tempat Wisata di Jawa Barat Capai 95 Persen

Travel Update
Wahana dan Aktivitas Wisata di Malang Smart Arena

Wahana dan Aktivitas Wisata di Malang Smart Arena

Jalan Jalan
Malang Smart Arena: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Malang Smart Arena: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Travel Tips
Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Travel Tips
Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Travel Update
Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Travel Update
Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Travel Update
5 Tempat Wisata Dekat Masjid Al-Jabbar, Ada Mal dan Tempat Piknik

5 Tempat Wisata Dekat Masjid Al-Jabbar, Ada Mal dan Tempat Piknik

Jalan Jalan
5 Syarat Mendaki Gunung Rinjani, Pastikan Bawa E-Ticket

5 Syarat Mendaki Gunung Rinjani, Pastikan Bawa E-Ticket

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com