Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Okupansi Hotel Diprediksi Naik 10 Persen Saat Lebaran 2024

Kompas.com - 01/04/2024, 15:03 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tingkat hunian hotel di Indonesia diprediksi meningkat hingga 10 persen selama libur Lebaran 2024.

"Tahun ini tingkat hunian hotel berpotensi meningkat 10 persen di libur lebaran 2024, terbanyak itu pada h+2 (dua hari setelah lebaran)" kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Rizki Handayani Mustafa.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam acara Extended The Weekly Brief with Sandi Uno di Manhattan Hotel Jakarta, Senin (1/4/2024).

Baca juga: Layaknya Hotel, Begini Tampilan Desain Markas Besar Polri di IKN

Peningkatan hunian hotel ini, lanjut Rizki, didukung dengan kemudahan akses informasi dan pemesanan yang disediakan oleh Online Travel Agent (OTA).

Selain itu, penyedia akomodasi saat ini tidak hanya menyiapkan kamar hotel, tetapi juga menyiapkan paket diskon dan aktivitas di dalam hotel atau resor.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas.com (@kompascom)

Dengan begitu, kenaikan tingkat hunia hotel akan menguntungkan calon wisatawan maupun industri itu sendiri.

"Diperkirakan Lebaran ini 80 persen capaian dari target okupansi hotel," kata Menteri Pariwisata dan Ekonom Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno di Manhattan Hotel Jakarta, Senin (1/4/2024).

Kencangkan promosi transportasi dan akomodasi

Sandi mengimbau untuk memperhitungkan promo transportasi dan akomodasi, supaya kamar hotel ataupun kursi pesawat yang kosong tidak terbuang sia-sia.

"Kalau kamar hotel tidak terisi, kursi pesawat tidak terisi, akan terbuang seperti itu saja, bagaimana meningkatkannya secara amplifikasi dan promosi sehingga target optimal 80 persen okupansi utk hotel tercapai," katanya.

Baca juga: 7 Cara Menjaga Rumah Tetap Aman dan Bersih Saat Mudik Lebaran

Adapun total kapasitas kursi pesawat yang tersedia yakni sebanyak 6,72 juta kursi untuk 16 hari momen Lebaran 2024, atau sekitar 420.150 kursi per hari. Sedangkan total pesawat yang tersedia mencapai 420 unit.

"Citilink, Air Asia, Scoot mengajukan tambahan penerbangan internasional, tidak menutup kemungkinan ekspatriat indonesia liburan ke luar," kata Rizki.

Ilustrasi mudik.Dok. Kementerian Perhubungan Ilustrasi mudik.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi bidang Kajian Strategi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati menyampaikan bahwa perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) pada momen Lebaran 2024 diprediksi mencapai angka Rp 26,11 triliun.

Angka ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal 1 dan kuartal 2 tahun 2024 sekitar lima persen.

Baca juga: Tiket Kereta untuk H-5 Lebaran di Daop 4 Semarang Terjual 61 Persen

Adapun sub sektor parekraf yang terlibat dalam hal ini meliputi kuliner, akomodasi, dan transportasi.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com