Manfaat Gadget Saat Traveling Bukan Cuma untuk Selfie - Kompas.com

Manfaat Gadget Saat Traveling Bukan Cuma untuk Selfie

Fira Abdurachman
Kompas.com - 05/02/2015, 10:53 WIB
ARSIP MAST IRHAM Hasil editan foto boleh saja asal tidak mendramatisir.

JAKARTA, KOMPAS.com - "Gadget di traveling enggak cuma buat selfie. Kalau mau eksis akan lebih baik unggah foto yang berguna buat orang lain. Foto yang informatif," ujar Mast Irham, pendiri Seribu Kata, komunitas pecinta fotografi gadget.

Bukan berarti selfie atau foto diri sendiri itu tidak boleh namun akan lebih berarti kalau mengunggah foto yang memiliki nilai lebih dari sekedar memampangkan wajah sendiri. “Boleh ajalah selfie, asal jangan keseringan. Malah jadi nggak menarik kan," kata Irham.  

Irham sepakat bahwa gadget memberikan banyak pengaruh besar pada dunia pariwisata. Informasi menjadi lebih cepat dan merangsang orang untuk berwisata. “Gadget itu mudah penggunaannya dan cepat. Tinggal foto dan langsung unggah di media sosial saat itu juga," katanya.

Namun pria yang bekerja di kantor berita asing ini menjelaskan, rumusan penggunaan gadget untuk perjalanan liburan berbeda dengan rumusan fotograsi jurnalistik. “Fotografi buat traveling itu harus menyenangkan. Kalau fotografi buat jurnalistik kan bersenang–senangnya minim karena standarnya ketat. Nah kalau buat traveling, bersenang–senangnya harus dimaksimalkan," ucapnya kepada Kompas.com.  

ARSIP MAST IRHAM Fotografi gadget tidak membuat obyek foto menjadi takut dan menghindar dari bidikan.

Senada dengan Irham, Dita Alangkara, pendiri Seribu Kata lainnya mengungkapkan salah satu keuntungan fotografi gadget adalah keramahan alat terhadap obyek foto hingga tidak membuat orang takut. “Misalnya mau foto orang lokal di tempat umum. Kalau pakai kamera DSLR biasanya pasti obyeknya pada buang muka. Kalau gadget kan biasa saja," ucap pria yang sudah lebih dari satu dekade menekuni dunia fotografi.

Dita menekankan hal terpenting dalam penggunaan gadget adalah penguasaan gadget itu sendiri. “Banyak yang berpikir foto yang bagus itu harus dengan alat yang bagus. Padahal alat sendiri sangat tergantung sama kita," ujarnya.

Menurut Dita, sulit menentukan merk tertentu sebagai gadget terbaik untuk fotografi. "Merk itu sangat subyektif.  Masing-masing  punya pilihan sendiri. Kadang bahkan jadi fanatisme he he he," katanya.

Dita memberikan tips penting dalam fotografi gadget untuk traveling adalah tentang pencahayaan, aplikasi dan sudut pandang. “Kenali gadget kita adalah terpenting. Misalnya saja sensitifitasnya terhadap cahaya," katanya.

Ini juga terkait aplikasi. Salah satu kelemahan gadget memang tidak memiliki kelengkapan kamera yang sama dengan DSLR seperti lensa, kecepatan, ISO, dan ukuran diafragma. “Tapi di gadget begitu banyak pilihan aplikasi yang bisa diunduh. Jadi walau beda tapi tetap bisa memiliki fungsi yang sama," sambungnya.

ARSIP MAST IRHAM Fotografi gadget akan maksimal hasilnya kalau si pengguna memahami alatnya.

Tentang aplikasi, sebagai fotografer jurnalis, baik Dita dan Irham setuju bahwa proses edit pasca pengambilan adalah sesuatu hal yang sah. “Tidak berarti mengurangi kejujuran foto yang penting jangan mendramatisir dari gambar yang sesungguhnya," kata Dita.  

Dita menekankan agar jangan menyerah pada kelemahan. Gadget memang sulit membidik momen atau peristiwa yang cepat seperti olah raga atau gerakan cepat lainnya. “Ya kita bisa ambil sudut pandang lainnya. Olah raga misalnya enggak cuma aksi aja kan. Budaya juga banyak sisi-sisi lain selain gerakan tarian di panggung. Yang penting informasinya," kata Dita.

Irham juga menambahkan, sudut  pandang foto adalah tantangan bagi fotografi travel. “Semakin sering mengambil foto maka kita akan menemukan selera dan standar foto kita sendiri. Jadi apa pun alatnya, sudut pandang foto akan selalu tergantung pada selera kita," kata Irham.  

PenulisFira Abdurachman
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM