Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benteng Angker di India, Dilarang Datang Setelah Matahari Terbenam

Kompas.com - 14/07/2022, 15:51 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tempat dengan kesan atau kisah menyeramkan di baliknya sering kali menyedot perhatian banyak orang untuk berkunjung.

Di India, misalnya, salah satu tempat angker yang populer adalah Benteng Bhangarh, yang terletak di Rajasthan, India.

Ada banyak kisah horor yang berkembang di masyarakat tentang benteng ini.

Baca juga: 5 Kota Paling Modern dan Maju di Dunia, Ada Kota dari India

Dilansir dari Mirror, Rabu (29/06/2022), masyarakat sekitar konon sering mendengar suara jeritan dan tangisan, serta bau-bau aneh dekat tempat tersebut.

Beberapa di antara mereka juga melihat sinar lampu yang berkedip-kedip, padahal benteng tersebut kosong dan tidak ada pengunjung pada malam hari.

Itu lah yang membuat Benteng Bhangarh jadi begitu populer sebagai salah satu bangunan paling angker di India. Bahkan, saat petang tiba, semua orang dilarang memasuki area benteng.

Baca juga: Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Pemerintah setempat sudah memasang sebuah tanda peringatan di pintu gerbang, yang melarang pengunjung masuk sebelum matahari terbit. Bahkan, semua jalur akses ke benteng dikunci sampai matahari muncul kembali keesokan harinya.

Baca juga: Asal-usul Golgappa, Makanan India yang Disantap Shah Rukh Khan pada Film Rab Ne Bana Di Jodi

Selain mendengar jeritan dan tangisan wanita saat malam hari, penduduk sekitar juga mengatakan pernah mendengar suara bangle (gelang yang kerap digunakan para wanita India) dan musik aneh yang kadang muncul.

"Jika seseorang memasuki benteng setelah matahari terbenam, mereka tidak akan pernah keluar lagi," tutur penduduk setempat.

Di samping itu, meski bangunan benteng tersebut memiliki arsitektur yang megah, namun banyak orang yang mengatakan bahwa mereka seolah digeluti perasaan cemas dan gelisah ketika melewatinya, seperti dikutip Times of India.

Orang-orang tersebut merasa seperti ada yang mengikuti mereka, padahal tak ada siapa pun di sekitar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga Mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga Mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahim Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahim Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

Travel Tips
Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Travel Update
10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

Travel Tips
Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Travel Update
Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Angkut Lebih dari 200.000 Penumpang

Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Angkut Lebih dari 200.000 Penumpang

Travel Update
Milan di Italia Larang Masyarakat Pesan Makanan Malam Hari

Milan di Italia Larang Masyarakat Pesan Makanan Malam Hari

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com