Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

920.000 Orang Indonesia Liburan ke Jepang Sebelum Pandemi

Kompas.com - 29/10/2023, 20:14 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia dan Jepang terus memperkuat kolaborasi dan kerja sama pengembangan pariwisata.

Angka kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang dan sebaliknya pun menunjukkan angka yang cukup baik, terutama sebelum pandemi Covid-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebutkan, sebelum pandemi tercatat sekitar 520.000 wisatawan dari Jepang berlibur ke Indonesia, sementara wisatawan Indonesia yang berlibur ke Jepang mencapai 920.000 per tahun.

"Dengan ini kami mengundang wisatawan Jepang untuk datang ke Indonesia, khususnya untuk berlibur ke lima destinasi prioritas, antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Likupang, dan Labuan Bajo," kata Sandiaga di sela kunjungannya ke Jepang, seperti dikutip Kompas.com dari keterangan tertulis, Minggu (29/10/2023).

Baca juga: 5 Tips ke Jepang untuk Pemula, Unduh Aplikasi dan Cari Tahu Informasi

Adapun catatan Japan National Tourism Organization (JNTO), selama Januari hingga Juni 2023, tercatat sekitar 200.000 wisatawan Indonesia mengunjungi Jepang.

Angka ini masih kalah jauh dibandingkan kunjungan wisatawan dari beberapa negara lain dan tidak masuk 10 besar penyumbang wisatawan terbanyak ke Jepang, seperti dikutip dari Kompas.com.

Kendati demikian, Indonesia berada di urutan ke-11, setelah Australia dan Singapura. 

"Saat sebelum Covid-19, pas 2019, urutannya belasan ya, urutan ke-12 lah. Paling atas itu China, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan lainnya," ujar Executive Director JNTO Tamaki Hatakenaka saat ditemui di Jakarta, Selasa (15/8/2023). 

Baca juga: 4 Rekomendasi Wisata Musim Dingin di Jepang, Tak Cuma Tokyo dan Osaka

Bidik kerja sama pariwisata berkelanjutan

Dalam kunjungan ke Jepang, Sandiaga Uno bertemu Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang, Tetsuo Saito untuk membahas soal kerja sama pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Sandiaga menyebutkan, Indonesia kini sedang menggenjot pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkonsep pada pariwisata hijau dan berkelanjutan.

"Sekarang adalah waktu terbaik untuk berinvestasi di sektor pariwisata Indonesia, karena peraturannya yang ramah investasi," tuturnya.

Baca juga: Indonesia Tidak Masuk 10 Besar Penyumbang Turis Terbanyak ke Jepang

Apalagi selama ini, kata Sandiaga, Indonesia menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Jepang. Beberapa destinasi tersebut adalah Bali, Jakarta, Yogyakarta, Labuan Bajo, dan Bintan.

Selain peluang investasi, kolaborasi dalam promosi pariwisata dikatakan Sandiaga juga penting untuk dilakukan kedua negara.

Sebagai langkah awal, sambungnya, salah satu yang dapat dilakukan adalah membuka lebih banyak penerbangan langsung yang menghubungkan kedua negara.

"Kerja sama dalam pengembangan pariwisata kedua negara bisa segera dilakukan, tahap awal dengan membuka penerbangan langsung dari Tokyo ke Jakarta dan Bali," ucap Sandiaga.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sederet Aktivitas Seru di Jungwok Blue Ocean, Tak Hanya Bisa Foto

Sederet Aktivitas Seru di Jungwok Blue Ocean, Tak Hanya Bisa Foto

Jalan Jalan
Kering Sejak Maret 2024, Waduk Rajui Jadi Spot Instagramable di Aceh

Kering Sejak Maret 2024, Waduk Rajui Jadi Spot Instagramable di Aceh

Travel Update
Arab Saudi Targetkan Lebih dari 2 Juta Kunjungan Turis Indonesia pada 2024

Arab Saudi Targetkan Lebih dari 2 Juta Kunjungan Turis Indonesia pada 2024

Travel Update
7 Hotel Dekat Stasiun Gambir, Mulai Rp 125.000

7 Hotel Dekat Stasiun Gambir, Mulai Rp 125.000

Travel Update
Wisata ke Arab Saudi Kini Bisa Pakai Visa Umrah

Wisata ke Arab Saudi Kini Bisa Pakai Visa Umrah

Travel Update
Promo Pameran Saudi Tourism Authority, Diskon Umrah hingga Rp 3 Juta

Promo Pameran Saudi Tourism Authority, Diskon Umrah hingga Rp 3 Juta

Travel Update
Wisatawan Nekat Kunjungi Tangga Haiku di Hawaii meski Sudah Ditutup

Wisatawan Nekat Kunjungi Tangga Haiku di Hawaii meski Sudah Ditutup

Travel Update
P'Narach Food and View, Resto dengan Konsep Unik di Kabupaten Semarang

P'Narach Food and View, Resto dengan Konsep Unik di Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
Bandara di Jepang Ini Tidak Pernah Kehilangan Bagasi Selama 30 Tahun

Bandara di Jepang Ini Tidak Pernah Kehilangan Bagasi Selama 30 Tahun

Travel Update
Air Terjun Dolo: Pesona Alam Lereng Gunung Wilis di Kabupaten Kediri

Air Terjun Dolo: Pesona Alam Lereng Gunung Wilis di Kabupaten Kediri

Jalan Jalan
5 Tempat Wisata Dekat Simpang Lima Semarang, Bukan Cuma Lawang Sewu

5 Tempat Wisata Dekat Simpang Lima Semarang, Bukan Cuma Lawang Sewu

Jalan Jalan
25 Hotel Terbaik di Dunia 2024 Versi TripAdvisor, Ada dari Indonesia

25 Hotel Terbaik di Dunia 2024 Versi TripAdvisor, Ada dari Indonesia

Hotel Story
Barang yang Paling Sering Ditinggal Wisatawan di Bandara, Apa Saja?

Barang yang Paling Sering Ditinggal Wisatawan di Bandara, Apa Saja?

Travel Tips
3 Syarat Wajib Ada di Destinasi MICE, Salah Satunya Venue

3 Syarat Wajib Ada di Destinasi MICE, Salah Satunya Venue

Travel Tips
5 Kolam Renang di Depok, Lengkap dengan Informasi Harga Tiket

5 Kolam Renang di Depok, Lengkap dengan Informasi Harga Tiket

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com