Ini Bebek Madura, "Ta’iye"!

Kompas.com - 17/07/2013, 08:21 WIB
Warung Nasi Bebek Mak Isa di Jalan Raya Bekasi Timur, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (12/7/2013). KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOWarung Nasi Bebek Mak Isa di Jalan Raya Bekasi Timur, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (12/7/2013).
EditorI Made Asdhiana
SEORANG pelanggan dengan wajah berlumur bulir keringat menyorongkan piring yang telah kosong kepada Siti Aisyah. Si pelanggan meminta tambah nasi dan siraman bumbu pedas. Itu gara-gara menyantap nasi bebek Madura. Walau kepedasan, ingin saja tambah.

"Pelanggan minta tambah nasi dan bumbu pedas saja, boleh-boleh saja. Yang penting mereka senang,” kata Siti Aisyah (55), istri Munawi, pemilik warung Nasi Bebek Madura di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan.

Pencinta bebek yang tengah berkunjung ke Surabaya atau Madura pasti tak akan melewatkan kesempatan mencicipi nasi bebek Madura Sinjay di Bangkalan, Madura. Kelezatannya yang tersohor membuat pemburu bebek bahkan rela antre selama berjam-jam.

Padahal, di Jakarta pun kita sebenarnya bisa sesekali menikmati kelezatan serupa. Dari beberapa nasi bebek Madura yang lezat di Jakarta, dua di antaranya Nasi Bebek H Munawi di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, dan Nasi Bebek Mak Isa di Klender, Jakarta Timur.

Warung Nasi bebek Madura H Munawi dapat ditemui tak jauh sebelum supermarket Total Buah Segar, dari arah utara menuju selatan, sejajar dengan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sementara warung nasi bebek Madura Mak Isa terletak di Jalan Raya Bekasi, tak jauh dari Stasiun Kereta Klender (lama) di Jakarta Timur.

Seporsi nasi bebek di warung H Munawi berupa sepotong bebek goreng disiram bumbu kehitaman yang kental, nasi hangat yang pulen, empat iris timun segar, dan sejumput taburan serundeng kelapa. Penampilan potongan bebek yang kehitaman dan berminyak ini memang terlihat tak menarik.

Namun, dalam petualangan kuliner kita tahu bahwa tampilan visual sering kali tak seiring sejalan dengan cita rasa. Penampilan yang sederhana bahkan buruk tak jarang justru memberi kenikmatan surgawi.

Hampir serupa dengan nasi bebek H Munawi, bebek olahan Mak Isa juga berpenampilan serba hitam. Hanya saja tanpa taburan serundeng kelapa. Meski demikian, keduanya sama- sama sukses membikin lidah bergelora.

Ketika disibakkan dari tulangnya, daging bebek ini berwarna kecoklatan bersemu merah, empuk, dan samar- samar beraroma asap yang sedap. Sama sekali tak terendus bau anyir ataupun amis.

Volume daging bebek memang tak semontok daging ayam. Namun percayalah, kenikmatan pada bebek tak semata soal kemontokan. Gurihnya bumbu yang sempurna merasuki setiap potongan bebek membuat kita gemas ingin menyesapi tulang belulangnya hingga bersih.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X