Kompas.com - 07/12/2014, 08:07 WIB
EditorI Made Asdhiana
JAMBI, KOMPAS — Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat menyelenggarakan lomba lari melintasi alam sepanjang kaki Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci, Jambi, 13 Desember mendatang. Tujuannya untuk mempromosikan kecantikan alam Kerinci kepada masyarakat luas.

Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Yohan Hendratmoko di Jambi, Jumat (5/12/2014), mengemukakan, ajang yang diberi nama Jungle Marathon itu mengambil rute melintasi kaki Gunung Kerinci. Lomba dimulai dari perkebunan teh Kayu Aro di Kersik Tuo menuju jalur pendakian Gunung Kerinci. Rute dilanjutkan dengan susur sungai menuju Danau Belibis dan Gunung Labu, Girimulyo, hingga berakhir di pos awal pendakian. ”Sepanjang lintasan akan ditemui beragam obyek alam yang menarik,” ujar Yohan.

Menurut Yohan, Jungle Marathon diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama wisatawan yang punya minat khusus pada alam dan petualangan. Di sepanjang rute yang masuk dalam kawasan taman nasional ini, peserta lomba dapat menemui sejumlah flora fauna endemik, seperti simpai, pinus sumatera, dan kantong semar.

Selain itu terdapat pula beragam jenis burung, seperti Schneider pitta, burung endemik yang dapat ditemui di ketinggian 900-2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl), serta elang kepala putih yang menjadi khas di wilayah Kerinci.

Yohan menyebutkan, peserta lomba disyaratkan berkelompok. Setiap kelompok berjumlah lima orang. Sejauh ini, lanjut Yohan, peserta yang telah mendaftar tidak hanya dari wilayah Kerinci, tetapi ada juga dari Padang, Jambi, dan Jakarta.

TNKS memiliki keindahan alam yang sangat beragam, mulai dari pegunungan, hutan dataran tinggi, rawa, danau, air panas, hingga air terjun. Salah satunya seperti Danau Gunung Tujuh, kini bahkan sedang didaftarkan untuk masuk dalam The New9wonderful of Indonesia. Danau Gunung Tujuh menjadi magnet di antara gunung-gunung vulkanik yang mengelilinginya di ketinggian 1.950 mdpl seluas 12 kilometer persegi.

Adapun jumlah wisatawan ke Gunung Tujuh rata-rata 200 orang per bulan, sedangkan yang mendaki Gunung Kerinci sekitar 100 orang. Namun, kunjungan biasanya meningkat pada akhir tahun, mencapai 1.500 orang dalam semalam.

Ada sejumlah penginapan yang bisa dimanfaatkan wisatawan sebelum mendaki gunung. Letak penginapan persis di tepi perkebunan teh Kayu Aro di Kersik Tuo, dan hanya berjarak satu kilometer dari pos awal pendakian. (ITA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Travel Update
Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Travel Update
Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Travel Update
Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Jalan Jalan
Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Travel Update
Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Jalan Jalan
Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary
Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Travel Tips
5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

Travel Tips
Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

Travel Update
Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Jalan Jalan
9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

Jalan Jalan
Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.