Kompas.com - 09/09/2016, 20:04 WIB
EditorI Made Asdhiana

Fenomena wisatawan seperti ini terjadi seiring dengan menjamurnya hotel-hotel bintang tiga atau cityhotel. Hotel-hotel tipe ini umumnya hanya memasang tarif Rp 300.000 per malam.

Kehadiran hotel jenis ini tak hanya mengancam hotel berkelas lebih tinggi, tetapi juga mengancam hotel melati.

Indah Widowati, pemilik agen perjalanan Atha Pesona di Solo, Jawa Tengah, yang menjual paket wisata secara daring (online) saat dihubungi mengatakan, kini memang terjadi pergeseran penjualan paket wisata ke Bali yang trennya membeli paket murah meriah.

Mau tidak mau, ia pun harus ikutan tren tersebut, menjual paket meriah ke Bali di kisaran harga Rp 1,5 juta.

Harga murah yang tak termasuk tiket pesawat itu adalah paket untuk penyewaan kamar hotel, rental mobil lengkap dengan sopirnya, dan tiket masuk obyek wisata. Pelancong yang umumnya baru pertama kali pergi ke Bali ini mengaku puas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.