Kompas.com - 09/09/2016, 20:04 WIB
EditorI Made Asdhiana

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, pesawat internasional yang datang bulan Juli mencapai lebih dari 2.500 penerbangan, dengan sekitar 460.000 penumpang.

Adapun penumpang domestik sebagian besar datang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Juanda sebanyak 3.500 pesawat dengan jumlah penumpang 511.000 orang.

Rata-rata tinggal wisatawan pun berkurang. Sekitar 10 tahun lalu turis bisa tinggal sepekan, kini hanya bertahan kurang dari tiga hari.

Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Made Sendra menyatakan, situasi ini tak terelakan. Kuncinya, pelaku pariwisata Bali, harus melakukan instropeksi, mencari inovasi, dan kreatif jika tak ingin Bali dianggap tempat wisata murahan. (Ayu Sulistyowati)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 9 September 2016, di halaman 1 dengan judul "Pebisnis Wisata Bali Bergulat Melawan Bisnis Daring".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.