Kompas.com - 08/11/2016, 09:50 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

RAJA AMPAT, KOMPAS.com - Gugusan pulau karst yang ada di Pianemo menghadirkan pemandangan yang memesona. Gundukan kecil pulau-pulau karst dengan warna laut yang biru bisa dilihat dari Bukit Pianemo. Sebelumnya, wisatawan harus mendaki sekitar 320 anak tangga sebelum tiba di puncak Bukit.

Pianemo sendiri disebut-sebut sebagai Wayag versi kecil. Wayag adalah daerah yang masih termasuk ke dalam Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Di sana, punya pemandangan bukit-bukit karst yang menjulang.

(BACA: Menikmati Keindahan Raja Ampat dari Gunung Botak)

Ternyata, di balik cerita keindahan-keindahan Piaynemo, ada satu hal yang menarik. Yakni arti kata Piaynemo itu sendiri. Pemilik Piaynemo Homestay, Elly Dimara membeberkan sedikit cerita tentang penamaan Piaynemo kepada KompasTravel serta rekan-rekan wartawan lain.

Elly menceritakan Pianemo sendiri berasal dari bahasa Biak. Ia menuturkan Piaynemo adalah sambungan antara bagian kepala dan gagang tombak atau harpun.

(BACA: Apa Komentar Penyelam Profesional soal Bawah Laut Raja Ampat?)

Harpun sendiri adalah alat yang panjang berbentuk seperti tombak yang digunakan untuk menangkap ikan atau mamalia laut besar seperti paus. Harpun diikat dengan tali atau rantai untuk mempermudah nelayan menarik hasil buruan.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Wisatawan menikmati pemandangan gugusan pulau karst dari Gunung Botak, Desa Pam, Kecamatan Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (31/11/2016).
"Jadi bentuk Pulau di Piaynemo ini seperti terputus tiga kalau dari jauh. Waktu masih jauh, bagian ujung pulau seperti mata tombak. Semakin dekat itu terlihat bersatu," ujar Elly saat berbincang dengan KompasTravel di sela-sela acara paket wisata bahari PT Pelni "Let's Go Raja Ampat" beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan bentuk pulau seperti tombak itu bisa dilihat wisatawan sejak dari Desa Wisata Arborek. Jika semakin dekat ke Pianemo, maka pulau-pulau itu akan terlihat menyambung.

Bentuk seperti harpun ini berada di sisi utara pulau. Hal itu diakui oleh Elly sebagai asal-usul atau kisah dibalik nama obyek wisata di Raja Ampat yakni Pianemo.

Piaynemo sendiri terletak di Desa Pam, Kecamatan Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Dari Sorong, Piaynemo bisa ditempuh dengan perjalanan sekitar enam jam perjalanan via laut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.