Kompas.com - 19/03/2018, 11:31 WIB
Pemandangan Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2015). Jembatan ini merupakan satu dari enam jembatan yang dibangun untuk menghubungkan enam pulau di Batam, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. KOMPAS.COM / RODERICK ADRIAN MOZESPemandangan Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2015). Jembatan ini merupakan satu dari enam jembatan yang dibangun untuk menghubungkan enam pulau di Batam, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru.


BATAM, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, mengakui belum maksimal dalam menggarap pariwisata di Batam. Menurutnya, sudah saatnya Batam memiliki Promotion Centre.

"Kami ingin Batam punya Batam Promotion Centre dan BP Batam bisa men-support di situ agar peningkatan pariwisata di Batam tergarap dengan maksimal," kata Lukita saat ditemui disela-sela Car Free Day, Batam, Minggu (18/3/2018).

Lukita mengatakan sektor pariwisata menjadi penyumbang devisa negara paling besar kedua, dan sudah ditetapkan sebagai leading sector oleh Presiden Joko Widodo.

"Kemarin kami juga sudah bertemu dengan berbagai pihak yang terlibat di pariwisata dan mereka sangat mendukung sekali adanya Promotion Centre. Apalagi Batam daerah terdepan berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, hal ini jugalah yang menguatkan kami memajukan pariwisata yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Baca juga : Jika Digarap Serius, Batam dan Bintan Bisa Dongkrak Kunjungan Wisman

Meski saat ini Batam sedang dilanda krisis ekonomi, namun jasa pariwisata sama sekali tidak turun.

Tidak hanya Promotion Centre, ke depannya Batam juga harus memiliki Tourism Information. Sehingga wisatawan yang berkunjung dapat mengetahui dengan mudah lokasi-lokasi mana saja yang dapat didatangi dan menjadi destinasi unggulan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di dalam Tourism Information nantinya juga terdapat informasi mengenai jarak tempuh dari bandara atau pelabuhan menuju lokasi wisata," jelas Lukita.

Baca juga : Warga Singapura Tertarik Berwisata ke Batam dan Bintan

Diakuinya untuk industri yang ada seperti Migas, galangan kapal, dan elektronik saat ini memang sedang lesu. Diharapkan melalui pariwisata, ekonomi Batam bisa kembali bangkit.

Andi Kalim selaku Ketua Asita Kepri mengaku sangat mendukung sekali ide BP Batam yang akan menghadirkan Promotion Centre dan Tourism Information.

"Mudah-mudahan bisa cepat terwujud, karena tidak sedikit pariwisata di Batam ini yang tidak tergarap dengan maksimal," ungkapnya.

Selain itu, sambung Andi, dengan adanya Promotion Centre dan Tourism Information, ke depannya tidak ada lagi kegiatan pariwisata yang dilakukan masing-masing pelaku wisata sesukanya.

"Setidaknya kedepan kegiatan pariwisata akan lebih terarah dan profesional serta lebih terjadwal," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.