Direktur Garuda Indonesia Holiday France Bermain Gamelan dan Kecak

Kompas.com - 20/04/2018, 07:11 WIB
Dewa Rai, Direktur Garuda Indonesia Holiday France di Paris, Perancis. MADE AGUS WARDANA Dewa Rai, Direktur Garuda Indonesia Holiday France di Paris, Perancis.

PARIS, KOMPAS.com - Sikap rendah hati menawarkan kebajikan dalam setiap aktivitas. Itulah yang ditunjukkan oleh Dewa Rai, Direktur Garuda Indonesia Holiday France- Perancis yang menari kecak dan bermain gamelan Bali dalam untuk mempromosikan budaya Indonesia di Perancis.

Selama 3 bulan bekerja di kota Paris, Dewa Rai telah berpartisipasi aktif  mempromosikan budaya Indonesia yaitu "Spectacle exceptional avec de danseuse et musicians des association SJI et Puspa Warna" di Elancourte, Minggu (15/3/2018) dan Indonesie, Musique et danse en heritage di Museum Guimet, Paris, Sabtu (15/4/2018).
 
Kedua promosi budaya Indonesia tersebut berlangsung atas kerja sama organisasi ibu-ibu Indonesia SJI (Sekar Jagat Indonesia) dan Grup Gamelan Bali Puspawarna di bawah naungan dan gebrakan KBRI Paris yang secara aktif melakukan kegiatan promosi budaya tradisional nusantara di Perancis.

Baca juga : Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Terbaik Se-Asia

Seperti kegiatan pertunjukan seni nusantara di Museum Guimet. Museum Guimet yang berdiri sejak tahun 1889 adalah museum seni Asia nasional yang terletak di 6, place d'Iéna 16th arrondissement.

Dewa Rai (kanan), Direktur Garuda Indonesia Holiday France bermain gamelan di Museum Guimet, Paris, Perancis, Sabtu (15/4/2018).MADE AGUS WARDANA Dewa Rai (kanan), Direktur Garuda Indonesia Holiday France bermain gamelan di Museum Guimet, Paris, Perancis, Sabtu (15/4/2018).
Koleksi museum berjumlah lebih dari 3.000 jenis di antaranya patung, barang keramik, lonceng perunggu, batu tulis, senjata tradisional, benda budaya lainnya yang berasal dari negara-negara Asia.

Termasuk adanya koleksi bongkahan batu candi-candi Hindu-Buddha asal Indonesia.

Pak Dewa -- panggilan akrab Dewa Rai -- secara cermat memainkan gending gamelan Godeg Miring, sebuah tetabuhan instrumental bertempo sedang dalam gamelan Bali yang memiliki teknik ubit-ubitan (interlocking figuration) sulit di Museum Guimet.

Gerak gerik Dewa Rai dalam penjiwaan dalam memainkan gamelan sangat bersahaja dan bersemangat.
 
Dalam kedua kegiatan tersebut, Dewa Rai menyempatkan diri membaur dengan para penonton memperkenalkan diri sambil menawarkan paket-paket wisata khususnya yang berkaitan dengan Garuda Indonesia.

"Upaya ini sangat penting untuk memperluas networking melalui pendekatan langsung dengan publik Perancis yang mengagumi budaya Indonesia," katanya.

Dewa Rai (kanan), Direktur Garuda Indonesia Holiday France bermain gamelan di Museum Guimet, Paris, Perancis, Sabtu (15/4/2018).MADE AGUS WARDANA Dewa Rai (kanan), Direktur Garuda Indonesia Holiday France bermain gamelan di Museum Guimet, Paris, Perancis, Sabtu (15/4/2018).
"Kehadiran para penonton bukan saja dari kalangan para pecinta Indonesia yang sudah terbiasa mengenal Indonesia, akan tetapi publik baru yang belum mengenal Indonesia sama sekali, ini target kita," tambah Dewa Rai.  
 
Dalam upaya mempertahankan energi positif dan beraktivitas budaya, Pak Dewa sejak beberapa bulan lalu menjadi anggota resmi Grup Gamelan Bali Puspawarna yang terdiri dari warga negara Perancis dan warga Indonesia.

Grup yang sangat dinamis memainkan musik Bali ini memiliki jaringan institusi seni di berbagai tempat di Perancis, yang mempermudah bagi Pak Dewa untuk menjalin hubungan dan berinteraksi sosial. (MADE AGUS WARDANA, tinggal di Belgia)




Close Ads X