Ini Warung Ayam Geprek yang Diklaim Pertama di Indonesia

Kompas.com - 27/04/2018, 07:06 WIB
Ayam geprek dengan taburan keju di Warung Ayam Geprek Bu Rum, Yogyakarta. KOMPAS.com/SILVITA AGMASARIAyam geprek dengan taburan keju di Warung Ayam Geprek Bu Rum, Yogyakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ayam geprek jadi makanan fenomenal sejak tahun lalu sampai sekarang. Google mencatat pada tahun 2017, ayam geprek menjadi salah satu makanan yang paling banyak dicari orang Indonesia di mesin pencarian.

Sampai saat ini banyak warung ayam geprek yang tersebar di berbagai daerah. Kreasi ayam geprek juga semakin beragam. Mulai dari aneka sambal sampai diberi topping keju mozarella.

Terkenalnya ayam geprek tentu tak lepas dari pembuat pertama hidangan ini. Ia adalah Ruminah (56) pendiri Warung Ayam Geprek Bu Rum di Yogyakarta.

"Saya buat ayam geprek pertama tahun 2003. Sebelumnya saya jualan lotek, soto, dan lain. Namanya juga penjual makanan, saya iseng jualan ayam kentucky (goreng tepung) juga," kata Ruminah saat ditemui KompasTravel di warung ayam gepreknya yang pertama di Papringan, Yogyakarta, Senin (23/4/2018).

Baca juga : 4 Kedai Ayam Geprek yang Sedang Hits di Jakarta

Ruminah bercerita awal pembuatan ayam geprek sebenarnya karena diminta oleh pelanggannya. Ia ingat ada mahasiswa asal Kudus, Jawa Tengah yang meminta ayam goreng tepungnya diberi aneka sambal.

"Terus banyak anak yang bilang ayam gejrot, ayam ulek. Akhirnya saya beri nama jadi ayam geprek," sebut perempuan yang akrab disapa Rum.

Ruminah (56) pendiri Warung Ayam Geprek Bu Rum, Yogyakarta. KOMPAS.com/SILVITA AGMASARI Ruminah (56) pendiri Warung Ayam Geprek Bu Rum, Yogyakarta.
Hidangan ayam geprek ternyata disukai banyak orang. Mulai dari mahasiswa, pekerja kantoran, sampai wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Baca juga : Tak Hanya Pedas, Ayam Geprek Hits ini Gunakan Macam-macam Sambal

Sejak saat itu, Ruminah telah membuka enam cabang warung ayam geprek yang tersebar di daerah Yogyakarta. Dibantu 23 pegawai dan anak-anaknya ia mengelola bisnis warung ayam geprek.

Di kota kelahirannya, ayam geprek juga fenomenal. Contohnya di Jalan Warung Lor, warung pertama Ayam Geprek Bu Rum, ada dua warung ayam geprek lain yang bersebelahan. 

Jika menelusuri Kota Pelajar, tidak akan sulit untuk menemukan ayam geprek dengan berbagai nama dan kreasi hidangan. Ruminah sendiri mengatakan bisnisnya lumayan terpengaruh dengan banyaknya saingan.

"Ya bertahan saja," kata Ruminah.

Sembari ia juga mulai berinovasi dengan menghadirkan aneka sambal seperti sambalado, cabai hijau, bumbu rendang, dan taburan keju.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X