Ketentuan Barang Bagasi di Kereta Api, Tak Boleh Lebih dari 20 Kg

Kompas.com - 28/11/2019, 17:13 WIB
Penumpang kereta api tengah menunggu kedatangan kereta api di Peron 1 Stasiun Pasar Senen, Jumat (22/11/2019). Nicholas Ryan AdityaPenumpang kereta api tengah menunggu kedatangan kereta api di Peron 1 Stasiun Pasar Senen, Jumat (22/11/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap penumpang kereta api biasanya membawa barang yang bisa dibawa masuk ke dalam gerbong.

Namun, ada kalanya penumpang tidak boleh membawa barang tersebut jika melewati ketentuan bagasi.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membawa masuk barang ke dalam kereta api.

"Salah satu ketentuannya itu berat maksimal barang tidak boleh lebih dari 20 kilogram, ada dimensi-dimensinya," kata Eva kepada Kompas.com ketika ditemui di kantornya, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: Cara Membatalkan Tiket Kereta Api

Selain itu, Eva juga kerap menemukan gas dalam tas rombongan anak muda yang hendak naik gunung.

Menurut dia, benda-benda seperti gas dan yang mudah terbakar tidak diperbolehkan masuk bagasi.

Selain itu, hewan, narkotika, dan senjata tajam juga termasuk barang-barang yang tidak boleh dibawa sebagai bagasi.

Baca juga: Cara Boarding di Stasiun Kereta Api

"Jadi kita harapkan barang-barang tersebut diperhatikan kembali agar pada saat packing semua itu tidak ada," kata Eva.

"Jadi perhatikan lagi ketentuan barang bawaan. Jangan sampai nanti ketika sudah mepet waktunya mau naik, tertahan saat pemeriksaan, hal ini sangat berisiko ketinggalan kereta," lanjutnya.

Pemudik menunggu menaiki kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (4/7/2016). Warga pendatang di Jakarta mulai mudik ke kampung halaman dengan menggunakan kereta api ke sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pemudik menunggu menaiki kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (4/7/2016). Warga pendatang di Jakarta mulai mudik ke kampung halaman dengan menggunakan kereta api ke sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Berdasarkan peraturan PT KAI (Persero) terkait ketentuan bagasi penumpang kereta api, ada hal-hal yang perlu diperhatikan pengguna jasa, di antaranya:

1. Penumpang diperbolehkan membawa bagasi dengan berat maksimum 20 kilogram

Sebelum naik kereta api, penumpang sebaiknya memeriksa terlebih dulu apakah barang bawaannya melebihi berat 20 kilogram atau tidak.

Jika tak sampai, maka barang bawaanmu akan lolos pemeriksaan bagasi penumpang.

Baca juga: Cara Pesan Tiket Kereta Api Via Online dan Offline

Tak hanya itu, ada volume maksimum yaitu 100 dm3 atau dimensi 70 sentimeter x 48 sentimeter x 30 sentimeter, dan sebanyak-banyaknya 4 koli tanpa dikenakan bea tambahan.

2. Bagasi dengan berat 40 kilogram, bervolume 200 dm3 diperbolehkan dibawa dalam gerbong kereta api dan membayar bea kelebihan bagasi

Penumpang yang membawa barang bawaan dengan berat 40 kilogram dan volume 200 dm3 atau dimensi 70 sentimeter x 48 sentimeter x 60 sentimeter tetap diperbolehkan dibawa ke dalam gerbong.

Namun, penumpang harus membayar bea tambahan atau membeli tempat duduk ekstra, jika masih tersedia.

Baca juga: Tips agar Tak Kelaparan Saat Traveling Naik Kereta Api

3. Tarif kelebihan berat bagasi

Jika barang bawaanmu melebihi berat, maka akan dikenakan tarif, yaitu untuk kereta api kelas eksekutif Rp 10.000 per kilogram, kereta api kelas bisnis Rp 6.000 per kilogram, dan kereta api kelas ekonomi Rp 2.000 per kilogram.

Proses pengecekan identitas dan tiket penumpang kereta api sebelum masuk peron stasiun. Proses ini dinamakan boarding, sama seperti pesawat, kini kereta api juga memiliki proses tersebut.Nicholas Ryan Aditya Proses pengecekan identitas dan tiket penumpang kereta api sebelum masuk peron stasiun. Proses ini dinamakan boarding, sama seperti pesawat, kini kereta api juga memiliki proses tersebut.
4. Bagasi yang dapat dibawa langsung dalam gerbong kereta api tanpa kena bea tambahan

Ada beberapa barang atau bagasi yang bisa kamu bawa masuk ke dalam gerbong tanpa harus membayar tarif tambahan, di antaranya tas tangan atau tas ransel dengan ukuran tidak lebih dari 50 sentimeter x 35 sentimeter x 25 sentimeter.

Kedua, yaitu sepeda lipat atau sepeda biasa yang telah dikemas sedemikian rupa dalam keadaan komponennya tidak dirakit menjadi sepeda utuh.

Baca juga: Harga Makanan di Kereta Api, Ada Nasi Rames Seharga Rp 25.000

Ketiga, kursi roda manual, kereta bayi, atau tongkat alat bantu jalan. Ketiga barang ini diperbolehkan masuk gerbong tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.

5. Hewan, narkotika, barang mudah terbakar, dan senjata api atau senjata tajam tidak boleh masuk bagasi

Hal terakhir yang perlu diperhatikan penumpang adalah empat barang yang tidak boleh dibawa sebagai bagasi, yaitu hewan, narkotika, barang mudah terbakar, dan senjata api atau senjata tajam.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Makan Makan
Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Travel Tips
Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Jalan Jalan
Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Whats Hot
Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Jalan Jalan
Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Jalan Jalan
Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Whats Hot
Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Jalan Jalan
Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Whats Hot
Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jalan Jalan
Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Travel Tips
Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Makan Makan
Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Makan Makan
BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

Whats Hot
Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X