Panduan Naik Kereta Api bagi Pemula agar Lebih Menyenangkan

Kompas.com - 28/11/2019, 21:15 WIB
Kereta Api Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung (pp) siap diberangkatkan dari Jalur 1 Stasiun Gambir, Jumat (22/11/2019). Nicholas Ryan AdityaKereta Api Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung (pp) siap diberangkatkan dari Jalur 1 Stasiun Gambir, Jumat (22/11/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi penumpang pemula, naik kereta api bisa jadi banyak pertanyaan, mulai dari cara memesan hingga kegiatan saat kereta mulai berjalan.

Soal kegiatan, misalnya, ternyata banyak kegiatan yang bisa dilakukan agar tidak bosan.

Baca juga: Cara Pesan Tiket Kereta Via KAI Access

Menurut salah seorang yang sering bepergian menggunakan kereta api, Muni Edi S Riyadi (48) ada banyak hal yang bisa dilakukan di dalam kereta api, satu di antaranya adalah baca buku.

"Bawalah buku atau bahan bacaan untuk dibaca saat perjalanan," kata Muni ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/11/2019).

Baca juga: Cara Boarding di Stasiun Kereta Api

Nah, berikut panduan naik kereta api bagi pemula agar lebih menyenangkan.

1. Rencanakan perjalanan jauh hari

Illustrasi kereta apiAudia Natasha Putri Illustrasi kereta api
Jika kamu ingin liburan menggunakan kereta api, usahakan untuk menulis rencana perjalanan jauh-jauh hari agar bisa memperoleh tempat duduk.

Tak hanya itu, kamu juga bisa mendapat harga hemat apabila beruntung.

"Misal tarif diskon atau tarif ambang bawah," ujar Muni.

Baca juga: Cara Pesan Tiket Kereta Api Via Online dan Offline

Perlu diketahui, kereta api jarak jauh tidak menyediakan tiket berdiri seperti Commuterline atau Kereta Rel Listrik (KRL). Jadi, yang tersedia hanya tiket dengan tempat duduk.

2. Bawa obat-obatan

Dua orang petugas kereta api Argo Parahyangan Bandung-Jakarta sedang memberikan layanan restoran pada Sabtu (28/9/2019). PT KAI mengkampanyekan wisata kuliner sebagai bagian dari layanan di dalam kereta.AMR Dua orang petugas kereta api Argo Parahyangan Bandung-Jakarta sedang memberikan layanan restoran pada Sabtu (28/9/2019). PT KAI mengkampanyekan wisata kuliner sebagai bagian dari layanan di dalam kereta.
Ada kalanya orang merasa pusing atau sakit perut dengan perjalanan pertamanya. Oleh karena itu, ada baiknya membawa obat-obatan yang dapat meredakannya.

"Tempatkan barang-barang pribadi yang mungkin diperlukan saat perjalanan di tas tangan atau tas kecil, misalnya obat-obatan," kata Muni.

Baca juga: Tips Aman dan Nyaman Membawa Barang Saat Traveling Naik Kereta Api

Kalau tak kunjung reda, hubungi dan mintalah petugas kereta api dan mereka akan melayanimu dengan ramah.

3. Bawa makanan kecil seperti roti

Menu Nasi Rames Nusantara yang ada di Restoran Kereta Api dijual dengan harga Rp 25.000.Nicholas Ryan Aditya Menu Nasi Rames Nusantara yang ada di Restoran Kereta Api dijual dengan harga Rp 25.000.
Jika posisi gerbong keretamu jauh dari kereta makan, siapkan makanan kecil seperti roti, biskuit, atau permen untuk menunda laparmu.

"Tak lupa juga air minum kemasan, karena kadang kereta yang kita tumpangi posisinya jauh dari restorasi," tambah Muni.

Baca juga: Harga Makanan di Kereta Api, Ada Nasi Rames Seharga Rp 25.000

Kamu juga bisa membeli makanan di dalam kereta yang dijual oleh PT Reska Multi Usaha, salah satu anak perusahaan PT KAI (Persero).

Menu makanan yang dijual seperti Nasi Rames Nusantara harga Rp 25.000 di kereta Ekonomi, dan Bistik Rp 50.000 di kereta Eksekutif.

Baca juga: Tips agar Tak Kelaparan Saat Traveling Naik Kereta Api

Ada juga Empal Gentong Mang Aye Rp 35.000 yang dapat kamu terima di Stasiun Cirebon.

4. Bawa buku atau bahan bacaan selama perjalanan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah frekuensi kereta api (KA) Ciremai relasi Bandung-Semarang Tawang, Jumat (1/6/2019).Dok HUMAS PT KAI DAOP 2 BANDUNG PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah frekuensi kereta api (KA) Ciremai relasi Bandung-Semarang Tawang, Jumat (1/6/2019).
Muni menyarankan agar penumpang khususnya pengguna jasa baru kereta api untuk membawa buku atau bahan bacaan lainnya.

Buku tersebut bisa menjadi bacaan ketika perjalanan kereta api.

Baca juga: Cara Membatalkan Tiket Kereta Api

Buku bacaan juga dapat menjadi pilihan kamu dari kegiatan yang sering dilakukan pada perjalanan kereta api, yaitu tidur.

Namun yang perlu diperhatikan adalah membaca dalam hati atau tidak mengeluarkan suara ketika membaca. sehingga tidak mengganggu penumpang di sebelah atau depan kita.

Baca juga: Ini Kisaran Tarif Porter di Stasiun Kereta Api

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Virus Corona, Singapura Perkirakan Penurunan 20 Ribu Wisatawan di Entry Point

Imbas Virus Corona, Singapura Perkirakan Penurunan 20 Ribu Wisatawan di Entry Point

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

Whats Hot
Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Jalan Jalan
Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X