Eric MasterChef Masak Kari Kambing khas Aceh, Aslinya Dimasak dengan Biji Ganja?

Kompas.com - 07/03/2020, 19:21 WIB
Pembeli antre demi bisa membawa pulang seporsi Kari Kambing Bilmin di Jalan Cik Di Tiro, Banda Aceh, untuk buka puasa. TRIBUNNEWS/DEODATUS PRADIPTOPembeli antre demi bisa membawa pulang seporsi Kari Kambing Bilmin di Jalan Cik Di Tiro, Banda Aceh, untuk buka puasa.

Tambahkan santan, lalu masak dengan api kecil sampai daging dan jeroan empuk. Kuah sie kameng pun siap dinikmati.

Biasanya, masyarakat Aceh menyantap kuah sie kameng dengan pendamping nasi atau roti canai.

Paling enak disantap saat masih panas, kuah kari yang kental, gurih, dan pedas akan memberikan sensasi berbeda untuk lidahmu.

Biji bakung

Uniknya, dahulu kare kameng khas Aceh dimasak dengan tambahan biji bakung atau ganja. Biji ganja kerap dipakai dalam masakan Aceh. 

Seperti dikutip dari artikel Harian Kompas bertajuk "Inilah Rahasia Kelezatan Kari Aceh" yang dimuat pada tahun 2013, biji ganja memberi rasa gurih dan mengempukkan daging.

”Saking populernya ganja di masa lalu, ada hikayat yang menulis soal itu. Biji bakung itu sempat jadi identitas orang Aceh,” kata Nurdin, peneliti hikayat sekaligus Kepala Museum Aceh, dalam wawancara yang dimuat dalam artikel tersebut. 

Sejarawan Aceh, Rusdi Sufi, menambahkan, ganja dulu dipakai orang Aceh sebagai bumbu makanan dan racikan obat.

”Waktu saya kecil, ketika tidak ada ikan atau daging untuk dimasak, cukup ambil nangka muda," cerita Rusdi. 

"Saya cincang, masak di kuali dengan bumbu kari, kasih sedikit biji bakung, sedap sudah. Itu tahun 1970-an. Sekarang tentu tidak lagi sebab ganja dilarang,” katanya diikuti tawa.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X