Volume Penumpang Turun, 44 Kereta Api Jarak Jauh dari Jakarta Dibatalkan Per 1 April 2020

Kompas.com - 31/03/2020, 21:39 WIB
Ilustrasi penumpang turun dari kereta api. SHUTTERSTOK/ONYENGRADARIlustrasi penumpang turun dari kereta api.


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sebelumnya 28 perjalanan KA Jarak Jauh dibatalkan, PT KAI Daop 1 Jakarta menambah kembali jadwal perjalanan KA yang dibatalkan menjadi 44 KA untuk periode yang sama per 1 April 2020 hingga 1 Mei 2020.

Baca juga: 28 Kereta Api Jarak Jauh dari Gambir, Pasar Senen, dan Jakarta Kota Dibatalkan

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan pembatalan jadwal perjalanan ini dikarenakan menurunnya volume penumpang yang mencapai 80 persen sejak wabah virus corona masuk Indonesia.

Baca juga: Cara Daftar Akun KAI Access untuk Batalkan Tiket KA dan Refund 100 Persen

"Penurunan volume penumpang sudah sejalan dengan imbauan pemerintah agar masyarakat tetap di rumah dan menunda mudik, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona Covid-19," kata Eva seperti dikutip dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (31/3/2020).

Terdapat total 44 KA yang akan dibatalkan jadwal perjalanannya mulai besok, Rabu (1/4/2020) untuk keberangkatan Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Jakarta Kota.

Jika di waktu normal, terdapat 67 jadwal perjalanan KA Jarak Jauh di area Daop 1 Jakarta di antaranya 37 KA dari Stasiun Gambir, 27 KA Stasiun Pasar Senen, dan 3 KA dari Stasiun Jakarta Kota.

PT Kerata Api Indonesia (KAI) Daerah Opersional (Daops)9 mengurangi empat perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah operasinyaKOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADI PT Kerata Api Indonesia (KAI) Daerah Opersional (Daops)9 mengurangi empat perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah operasinya

Kendati terdapat pengurangan jadwal, PT KAI Daop 1 memastikan bahwa jarak antar penumpang pada rangkaian KA yang masih beroperasi tetap akan diterapkan melalui pengaturan petugas.

"Pengaturan dapat dilakukan karena volume penumpang yang ada pada satu rangkaian saat ini tidak banyak, bahkan mayoritas ada yang berangkat hanya dengan 20 sampai dengan 30 penumpang. Dapat dipastikan dalam satu rangkaian yang diberangkatkan okupansi penumpang tidak akan melebihi 50 persen," ujarnya.

Eva juga menggambarkan volume penumpang dalam satu hari untuk Stasiun Gambir di waktu normal dapat mencapai hingga 15.000 penumpang.

Namun saat ini, total jumlah penumpang per hari berkisar sekitar 1.000 orang keberangkatan.

Sementara itu, di Stasiun Pasar Senen rata-rata volume penumpang sebelumnya bisa mencapai 17.000 orang, sedangkan kini berkisar 4.000 orang untuk keberangkatan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X