ASITA: Industri Agen Perjalanan Sangat Terhantam dan Dilema karena Virus Corona

Kompas.com - 08/04/2020, 20:42 WIB
Ilustrasi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo menggunakan kartu anggota tahunan seharga Rp 14 juta per tahun SHUTTERSTOCK/MO WUIlustrasi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo menggunakan kartu anggota tahunan seharga Rp 14 juta per tahun


JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi virus corona berdampak ke sektor pariwisata, termasuk agen perjalanan.

Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies ( ASITA) melalui Ketua Umum, Rusmiati mengatakan sejak Indonesia dikatakan positif kasus pertama virus corona pada awal Maret 2020, industri agen perjalanan langsung terancam bisnisnya.

"Ini sangat dilema dan menghantam anggota ASITA terutama travel agent," kata Rusmiati dalam diskusi online bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Ketua PHRI, dan sejumlah media, Selasa (7/4/2020).

"Sangat berpengaruh karena travel agent ini membuat paket yang terdiri dari penerbangan, hotel, restoran hingga suvenir," lanjutnya.

Baca juga: 1.266 Hotel Tutup karena Corona, Ini Usulan Asosiasi untuk Pemerintah

ASITA mengaku telah melakukan beragam upaya dan mengusulkan beberapa hal untuk diperhatikan pemerintah.

Rusmiati mengatakan usul pertama dari ASITA adalah setiap Sabtu mengadakan kegiatan-kegiatan yang bersifat mengembangkan networking, meningkatkan kapasitas diri, skill and knowledge.

"Misalnya kami mengadakan acara Bincang Bisnis ASITA secara online setiap Sabtu pukul 14.00 WIB," kata Rusmiati.

Dalam acara tersebut anggota ASITA membahas berbagai isu tentang bisnis inbound, outbound, umroh atau haji, domestik market, sertifikasi Sumber Daya Manusia. 

Termasuk digital marketing dan mengembangkan networking Biro Perjalanan Wisata (BPW) di berbagai destinasi Indonesia.

Baca juga: Bisnis Terpuruk, Industri Hotel Berharap Bantuan Pemerintah

Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara TimurKompas.com/Silvita Agmasari Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur

Selain itu, ia mengusulkan agar pemerintah memberikan insentif kepada karyawan BPW anggota ASITA. Salah satunya dengan mendapatkan benefit dari Kartu Pra Sejahtera.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X