Thailand Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional

Kompas.com - 11/04/2020, 17:38 WIB
Ilustrasi Thai Airways Boeing 747 taking off dari London Heathrow Airport, London. SHUTTERSTOCK/IANC66Ilustrasi Thai Airways Boeing 747 taking off dari London Heathrow Airport, London.

KOMPAS.comThailand memperpanjang larangan sementara penerbangan internasional hingga 18 April 2020.

Menurut Civil Aviation Authority of Thailand (CAAT), seluruh izin penerbangan yang diberikan pada penenerbangan penumpang internasional selama periode tersebut akan dibatalkan, mengutip Business Traveller, Jumat (10/4/2020).

Baca juga: Penerbangan ke Thailand Ditangguhkan, WNI Diimbau Tunda Perjalanan ke Sana

Sebelumnya, menurut Reuters yang dikutip dari Business Traveller, CAAT mengumumkan larangan tersebut pada 3 April 2020.

Ilustrasi Bandara Suvarnabhumi, Thailand.SHUTTERSTOCK/SORBIS Ilustrasi Bandara Suvarnabhumi, Thailand.

Larangan dikeluarkan menyusul adanya keributan di Bandara Suvarnabhumi saat lebih dari 100 warga Thailand tiba dengan penerbangan yang berbeda pada hari yang sama.

Petugas imigrasi Thailand menuturkan kepada Reuters, bahwa seorang petugas kesehatan mengizinkan para penumpang tersebut untuk mengkarantina diri sendiri di rumah masing-masing.

Kendati demikian, para penumpang tersebut mengatakan bahwa mereka tidak tahu kalau mereka harus dikarantina.

Terkait larangan sementara, sebelumnya larangan tersebut hanya ditetapkan selama tiga hari yaitu 4 – 6 April 2020.

Menyusuri Sungai Chao Praya menggunakan perahu. SHUTTERSTOCK/SOUTHTOWNBOY STUDIO Menyusuri Sungai Chao Praya menggunakan perahu.

Thai Airways selaku maskapai penerbangan utama negara gajah putih kini telah menangguhkan penerbangan domestik dan penerbangan internasional ke tujuan di Asia, Australia, dan Eropa.

Thailand juga telah melarang seluruh warga asing non-residen untuk masuk ke wilayahnya di tengah krisis virus corona ( Covid-19 ) mulai Kamis (26/3/2020).

Kemudian, operator transportasi darat, laut, dan udara seperti pengemudi, pilot, dan awak kapal harus mengikuti tabel waktu pemerintah Thailand.

Baca juga: Antisipasi Wabah Corona, Thailand Tutup Pintu Turis Asing Non-residen

Sebelumnya, Thailand telah menetapkan kebijakan khusus terkait setiap penumpang pesawat yang menuju ke Thailand, termasuk tujuan transit, mengutip Kompas.com.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram @safetravel.kemlu, setiap penumpang pesawat diwajibkan memiliki health certificate bebas Covid-19 yang dikeluarkan 72 jam sebelum keberangkatan.

Setiap penumpang juga diwajibkan memiliki asuransi yang mencakup risiko Covid-19 dengan nilai pertanggungan minimal 100.000 dolar AS atau Rp 1,65 miliar.

Hingga saat ini, menurut Department of Disease Control di Thailand, jumlah kasus virus corona yang terkonfirmasi di Thailand telah mencapai angka 2.369 termasuk 30 angka kematian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X