Kompas.com - 09/05/2020, 14:15 WIB
Ilustrasi Pisang Ijo Makassar. Shutterstock/Ariyani TedjoIlustrasi Pisang Ijo Makassar.

Cara membuat sausnya yakni dengan mencampur santan, air kelapa dan gula pasir. Tambahkan daun pandan agar terasa harum.

Setelah itu, aduk hingga mendidih, kemudian tambahkan garam.

"Fungsi garam adalah menambah rasa agar lebih kuat dan menggugah selera," jelas Suwanta.

Setelah itu, larutkan tepung beras yang dicampur dengan air kelapa. Lalu campurkan ke dalam adonan saus, aduk hingga mengental. Ciri saus yang matang adalah mulai berbuih saat direbus.

Jika sudah matang, saus akan memiliki tekstur sedikit menggumpal dan tidak lembut dari tepung berasnya. Untuk menghilangkannya, bisa menggunakan saringan dan menyaring saus.

Dengan demikian, teksturnya lebih lembut dan tidak ada yang mengganjal lagi. Saring dengan saringan, lalu sedikit ditekan-tekan, sehingga lebih mudah untuk keluar.

4. Memilih sirup

Komposisi dari pisang ijo yang menentukan rasanya adalah sirup pisang ambon. Sirup pisang ambon memang sudah terkenal dari Makassar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Chef Suwanta mengatakan, rasa dari pisang ijo akan semakin nikmat dan pas jika menggunakan sirup jenis ini.

"Namun kalau di daerah asal tidak ada sirup ini, maka bisa diganti dengan sirup coco pandan. Namun rasanya tidak akan senikmat jika menggunakan sirup pisang ambon," jelasnya.

Chef Suwanta juga tidak menyarankan jika sirup pisang ijo diganti dengan gula merah. Sebab resep awal membuat pisang ijo yang original tidak menggunakan larutan gula merah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Austria Sambut Wisatawan dari Singapura dan Thailand 24 Juni 2021

Austria Sambut Wisatawan dari Singapura dan Thailand 24 Juni 2021

Travel Update
Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Sebelum Buka Kembali, Pelaku Wisata di Bantul akan Divaksin

Travel Update
11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

11 Wisata Cagar Budaya Yogyakarta Tutup Sementara, Termasuk Prambanan

Travel Update
Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Garuda Dilarang Terbang Sementara ke Hongkong, Ini Kata Dirut Garuda

Travel Update
Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Travel Update
Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Penutupan Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Diperpanjang Hingga 5 juli

Travel Update
Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Covid-19 Melonjak, Taman Margasatwa Ragunan Tutup Sementara

Travel Update
Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Koh Samui, Koh Phangan, Koh Tao Thailand Sambut Turis Asing 15 Juli

Travel Update
UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

UNESCO Berencana Masukkan Great Barrier Reef Australia ke Daftar Terancam Punah

Travel Update
Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Bali Akan Jadi Destinasi Paket Wisata Vaksin Covid-19

Travel Update
Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Kemenparekraf Luncurkan Paket Wisata Relief Candi Borobudur

Travel Update
Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Simak! Ini Daftar 4 Hotel Karantina di Kawasan Sanur, Bali

Travel Update
Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Museum dan Destinasi Budaya Jakarta Tutup Mulai 22-28 Juni 2021

Travel Update
4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

4 Hal Menarik Seputar Museum M.H. Thamrin, Bangunan Kaya Sejarah di Jakarta

Travel Update
Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Wisata Boyolali Tutup Sementara, Restoran dan Kafe Masih Buka, tapi...

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X