Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Staycation, Tren Wisata Pascapandemi Terkendali

Kompas.com - 24/05/2020, 19:03 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

 

Kedua, faktor utama yang mendorong konsep staycation adalah keterjangkauan dibandingkan dengan liburan konvensional. Staycation lebih murah dengan jangka waktu liburan yang lebih singkat.

Krisis ekonomi yang dipicu oleh pandemi telah memukul daya beli sebagian besar masyarakat. Berwisata yang telah menjadi kebutuhan hidup tidak terhindarkan lagi, namun melakukan penghematan biaya menjadi tidak kalah penting.

Pada kondisi "old normal" sebelum pandemi, konsep staycation digunakan oleh banyak keluarga yang sehari-harinya sibuk dengan rutinitas lalu mencoba mencari "quality time" bersama anggota keluarga lain di sela-sela waktu yang padat.

Pada saat itu juga, liburan konvensional masih dianggap lebih menarik karena banyak tiket pesawat dan diskon hotel yang membuat liburan konvensional tersebut lebih terjangkau dan atraktif.

Secara psikologis juga masih ada "perasaan liburan" yang hilang karena destinasi yang dekat dengan tempat tinggal atau di lingkungan yang relatif sama.

Pada kondisi "new normal" pascapandemi, konsep staycation akan menemukan momentum yang tepat.

Sembari berharap situasi cepat pulih dan kondusif, tidak ada salahnya para pemangku kepentingan destinasi wisata mulai bersiap diri dan mengambil ancang-ancang.

Konsep staycation akan menjadi langkah awal pemulihan sektor wisata Indonesia.

Frangky Selamat
Dosen Tetap Program Studi S1 Manajemen Bisnis, FEB Universitas Tarumanagara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.