Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pantai Batayan Aceh Diserbu Pengunjung Saat Era New Normal

Kompas.com - 23/06/2020, 11:20 WIB
Masriadi ,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Pantai Bantayan, di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara diserbu pengunjung saat memasuki era new normal, Sabtu (19/6/2020).

Para pengunjung datang berbondong-bondong dengan menggunakan mobil bak terbuka, mobil pribadi hingga sepeda motor.

Pantai paling ujung timur Kabupaten Aceh Utara itu mulai menggeliat sejak pemberlakuan new normal.

Baca juga: Pemkab Aceh Utara Jadikan Pantai Bantayan sebagai Wisata Islami

Pantauan Kompas.com, sepanjang bibir pantai terlihat dua perahu nelayan berkeliling layaknya dalam film Baywatch.

Dekat di bibir pantai juga terdapat pedagang es kream dan jajanan ringan memarkir sepeda motor, berpayung sembari menunggu pembeli yang sedang berenang.

Di pondok-pondok yang tersedia, pedagang terlihat sibuk melayani pembeli.  Itulah kesan yang terlihat di pantai tersebut.

Tampaknya, masyarakat melepas kerinduan tiga bulan terakhir sejak pantai ditutup oleh pemerintah untuk menghindari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Sambut New Normal, Aceh Utara Benahi Obyek Wisata

Di sana, juga ada kolam renang kecil yang dibangun pemerintah untuk anak usia dibawah lima tahun. Namun, saat ini kolam itu tidak memiliki air.

Di pantai, para pengunjung tampak sibuk bermain air. Terik panas matahari pun tidak menyurutkan niat mereka bermain air laut.

“Alhamdulillah, mulai ramai sekali. Dulu itu tidak dibuka, antisipasi corona. Ini sudah banyak sekali yang datang. Tiap Sabtu dan Minggu penuh. Kalau hari biasa sore saja ada satu atau dua pengunjung,” kata Muhammad, salah seorang pemilik kafe, Sabtu (19/6/2020).

Baca juga: Tempat Wisata di Aceh Utara Mulai Buka, Suasana Mulai Ramai Lagi

Masyarakat memadati Pantai Bantayan, di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh UtaraKOMPAS.com/MASRIADI Masyarakat memadati Pantai Bantayan, di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara
Untuk toilet dan mushalla juga tersedia, sehingga pengunjung tak perlu khawatir untuk melakukan shalat. Pilihan makanan dan minuman pun tersedia, mulai dari mi aceh, rujak, aneka jus, hingga minuman kaleng.

"Mayoritas pedagang menjual kelapa muda warna hijau. Itu paling digemari," tambah Muhammad.

Baca juga: Wings dan Citilink Akan Terbang Lagi ke Aceh Utara pada Juli 2020

Terapkan protokol kesehatan

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Aceh Utara, Andrea Zulfa, menyebutkan, timnya akan membenahi tempat wisata itu dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kami akan turun untuk menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata. Sebagian besar sudah kita datangi. Tentu kita harap, wisata bisa berjalan dengan standar kesehatan antisipasi virus corona,” pungkasnya.

Jika tertarik datang ke pantai ini, kamu bisa mengikuti ruas jalan Medan-Banda Aceh. Setiba di persimpangan Masjid Panteu Breueh, silakan berbelok ke arah kanan.

Baca juga: Kerja Sama Travel Bubble, Malaysia Lirik Danau Toba dan Aceh

Maka, luruslah sepanjang jalan aspal yang mulai mengelupas itu. Di ujung jalan akan terlihat gerbang dengan tulisan Pantai Bantayan.

Sebelum masuk, pengunjung diwajibkan membayar biaya masuk alias biaya parkir. Kendaraan roda empat dibanderol Rp 10.000, sedangkan roda dua Rp 5.000.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com