Kompas.com - 05/08/2020, 11:20 WIB
Panorama Gunung Ciremai dari Base Camp Palutungan di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl). KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOPanorama Gunung Ciremai dari Base Camp Palutungan di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).


KOMPAS.com - Pendakian Gunung Ciremai hingga kini belum dibuka kembali. Pengelola \baru mengizinkan wisatawan dapat berkegiatan wisata alam yaitu trekking untuk satu hari.

Dilansir dari akun Instagram resmi Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) @gunung_ciremai, pendaki diminta bersabar dan menunggu info resmi terkait pembukaan jalur pendakian.

Sembari menunggu pembukaan, ada baiknya pendaki mempersiapkan dan memahami apa saja prosedur pendakian Gunung Ciremai saat new normal.

Baca juga: 8 Tips Mendaki Gunung Ciremai via Jalur Linggarjati

Melalui akun Instagramnya, TNGC mengeluarkan informasi panduan kemah 2 hari 1 malam Gunung Ciremai saat era new normal.

Lantas apa saja panduan yang perlu diketahui calon pendaki?

Pendaki melewati jalur pendakian Gunung Ciremai dari Base Camp Palutungan di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pendaki melewati jalur pendakian Gunung Ciremai dari Base Camp Palutungan di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut Kompas.com rangkum panduan kemah 2 hari 1 malam Gunung Ciremai new normal

  1. Registrasi offline di loket pada jam layanan pukul 09.00-15.00 WIB
  2. Membawa kartu identitas seperti KTP, SIM atau Kartu Pelajar atau Mahasiswa
  3. Membawa surat keterangan bebas Covid-19 bagi Warga Negara Asing dan warga di luar Kuningan, Majalengka, dan Cirebon
  4. Menggunakan masker wajah sekali pakai
  5. Jangan menyentuh wajah dengan tangan
  6. Menjaga etika batuk dan bersin, menutupnya dengan siku bagian dalam
  7. Menghindari kontak fisik dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter
  8. Menghindari penggunaan alat yang dipakai bergantian
  9. Rajin cuci tangan dengan sabun cair dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer
  10. Memastikan badan sehat dengan suhu kurang dari 37,5 derajat celsius
  11. Jika sakit segera melapor kepada petugas
  12. Membawa perlengkapan dan logistik berkemah sendiri atau tidak menyewa
  13. Mendirikan tenda dengan jarak 10 meter antar tenda
  14. Setiap tenda digunakan maksimal 2 orang

Sebelumnya, TNGC telah menerima kembali kunjungan wisata, tetapi hanya untuk kegiatan wisata alam trekking dan pembukaan kantin.

Kepala Balai TNGC, Kuswandono mengatakan, TNGC dibuka mulai Jumat 26 Juni untuk tempat wisata yang ada di Kabupaten Kuningan, sedangkan Sabtu 27 Juni dibuka untuk Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Baca juga: Pendakian Gunung Ciremai Masih Ditutup

TNGC juga masih menunggu arahan dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pusat serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pembukaan jalur pendakian.

"Untuk pembukaan masih dalam kajian dan menunggu perkembangan pandemi serta arahan tim GTPP COVID-19 pusat dan juga dari Kementerian LHK," kata Humas TNGC, Agus Yudantara, Kamis (2/7/2020).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Travel Update
Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Travel Update
10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.