10 Tempat Wisata di Labuan Bajo, Bisa ke Mana Saja?

Kompas.com - 31/08/2020, 15:03 WIB
Ilustrasi Nusa Tenggara Timur - Bukit Cinta, Labuan Bajo. SHUTTERSTOCKIlustrasi Nusa Tenggara Timur - Bukit Cinta, Labuan Bajo.

KOMPAS.com - Liburan ke Labuan Bajo bagi wisatawan merupakan liburan impian. Ada paket wisata yang lengkap di sana, mulai dari bahari hingga darat.

Labuan Bajo juga merupakan wilayah yang masuk dalam lima destinasi wisata super prioritas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Destinasi ini juga memiliki kawasan habitat hewan endemik yaitu Komodo, tepatnya di Taman Nasional (TN) Komodo.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik ke Labuan Bajo?

Oleh karena itu, semua wisatawan berlomba-lomba untuk berkunjung melihat indahnya daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Bagi kamu yang belum pernah ke Labuan Bajo, berikut Kompas.com rangkum tempat-tempat mana saja yang wajib dikunjungi:

1. Lihat sunset di Bukit Cinta

Tempat pertama yang harus dikunjungi adalah Bukit Cinta. Bukit ini juga kerap disebut dengan nama Bukit Silvia.

Wisatawan asing menikmati keindahan senja di Bukit Cinta, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/2/2019).KOMPAS.com/SHERLY PUSPITA Wisatawan asing menikmati keindahan senja di Bukit Cinta, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/2/2019).

Wisatawan bisa melihat keindahan alam Labuan Bajo yang berada di kepulauan, dengan daratan yang berbukit-bukit dalam satu waktu.

Caranya cukup mendaki Bukit Cinta. Sampai di puncak bukit, kamu bisa melihat lanskap hamparan perbukitan hijau.

Baca juga: Tips Berburu Golden Sunset di Bukit Cinta Labuan Bajo

Memandangi lautan, kamu juga bisa melihat ada beberapa bukit yang nampak seolah-olah mengambang di tengah laut.

Waktu terbaik untuk datang ke Bukit Cinta tentu ketika sore hari menjelang matahari terbenam. Waktu tersebut merupakan waktu terbaik untuk melihat golden sunset Bukit Cinta.

2. Jelajah alam di Pulau Kelor

Puas melihat sunset di Bukit Cinta, kamu bisa melanjutkan wisata keesokan harinya dengan menyeberang ke pulau Kelor.

Gugusan pulau yang diambil dari Pulau Kelor, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Gugusan pulau yang diambil dari Pulau Kelor, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

Tempat ini menawarkan keindahan alam hampir serupa dengan Bukit Cinta, di mana terdapat bukit-bukit rerumputan hijau di dalamnya.

Kamu bisa menjelajah dan mengabadikan keindahan alam Labuan Bajo di pulau ini dengan cara mendaki setiap bukitnya.

3. Lihat komodo di TN Komodo

Nama Taman Nasional (TN) Komodo tentu tak asing di telinga. Jika ke Labuan Bajo, memang belum lengkap rasanya bila belum melihat komodo langsung di habitatnya.

Keindahan Komodo di Pulau Komodo.SHUTTERSTOCK/SERGEY URYADNIKOV Keindahan Komodo di Pulau Komodo.

Pulau Komodo merupakan habitat asli binatang purba komodo bernaung. Hewan yang menyerupai kadal raksasa ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Baca juga: Mengintip Keindahan Labuan Bajo hingga Pulau Komodo

Tentu ada beberapa prosedur atau protokol kunjungan khusus yang harus dipatuhi wisatawan selama era adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Berkunjung di era ini, kamu harus mendaftar online dan melihat kuota yang tersedia di setiap situs wisata yang dibuka.

4. Lihat komodo di Pulau Rinca, Padar, Gili Montang, dan Nusa Kode

Tak hanya di Pulau Komodo saja, kamu bisa mengunjungi pulau-pulau lain yang juga terdapat komodo.

Sekumpulan Komodo yang ada di Pulau Rinca, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Sekumpulan Komodo yang ada di Pulau Rinca, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

Menyeberang ke Pulau Rinca adalah salah satu rekomendasinya. Jika pulau Komodo menawarkan panorama alam berupa semak belukar, nuansa berbeda akan ditemui di Pulau Rinca.

Baca juga: Pulau Kelor, Bukit Cantik Wajib Dikunjungi Sebelum Menuju Pulau Rinca

Kamu akan melihat padang rumput dan pepohonan palem di pulau ini. Tak hanya itu, terdapat lebih dari 1.500 komodo yang masih menghuni pulau Rinca.

Pulau lain yang juga memiliki komodo di antaranya Pulau Padar, Pulau Gili Montang, dan Pulau Nusa Kode.

5. Snorkeling di Pulau Manjerite

Masih termasuk kawasan TN Komodo, kamu bisa melihat keindahan Labuan Bajo tak hanya daratan saja. Keindahan alam bawah lautnya juga menjadi daya tarik wisatawan.

Wisatawan snorkeling di spot Pulau Manjerite, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan snorkeling di spot Pulau Manjerite, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

Kamu bisa mengunjungi Pulau Manjerite di TN Komodo untuk ber-snorkeling ria. Perairan di bawah pulau ini merupakan salah satu spot terbaik untuk snorkeling.

Ikan-ikan hias nan indah dan beragam terumbu karang bisa dilihat langsung di bawah laut pulau ini.

6. Berburu spot Instagramable di Pulau Padar

Pulau Padar juga tak hanya dikenal karena menjadi habitat hewan komodo. Namun juga dikenal karena memiliki spot fotografi terbaik di Labuan Bajo.

Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara TimurKompas.com/Silvita Agmasari Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur

Naik ke bukit di pulau Padar, kamu bisa melihat lanskap alam, baik darat maupun perairan Labuan Bajo.

Baca juga: Berita Foto: Banyak Bonus Menuju Puncak Pulau Padar

Dari atas ketinggian, semua obyek dapat terlihat jelas dan kecil. Seperti kapal-kapal wisata, pantai, bukit-bukit dan lautan lepas.

Tentu waktu terbaik untuk berfoto yaitu pada saat sunset. Biasanya, wisatawan dengan hobi memotret akan datang sore hari menjelang malam untuk mendapatkan angle foto terbaik di sini.

7. Berburu foto di Giri Laba

Kembali ke TN Komodo, ada satu spot menarik untuk fotografi, yaitu Giri Laba. Tempat ini menawarkan panorama alam yang sungguh memesona.

Pemandangan dari atas bukit di pulau Giri Laba, Nusa Tenggara Timur.shutterstock/Rachmad Bagus Pemandangan dari atas bukit di pulau Giri Laba, Nusa Tenggara Timur.

Terutama ketika naik ke puncak bukitnya, kamu bisa melihat pemandangan berupa hamparan laut bergradasi biru muda hingga biru tua.

Baca juga: Panduan Daftar Online Wisata ke TN Komodo dan Labuan Bajo

Selain itu, bisa terlihat jelas bagaimana indahnya bukit-bukit di NTT yang menjadi latar belakangnya.

Coba datang pukul 15.00 karena matahari pada waktu tersebut masih terang agar dapat hasil foto terbaik.

8. Melihat fosil hewan laut di Goa Batu Cermin

Tempat berikutnya yang wajib dikunjungi adalah Goa Batu Cermin. Tempat ini menyajikan fosil-fosil hewan laut yang secara alami ada di dinding goa.

Dinding-dinding batuan karst atau kapur di obyek wisata Goa Batu Cermin, Desa Batu Cermin, Kecamatan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/11/2015). Goa Batu Cermin ditemukan oleh seorang pastor asal Belanda yang juga seorang arkeolog, Theodore Verhoven pada tahun 1951.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Dinding-dinding batuan karst atau kapur di obyek wisata Goa Batu Cermin, Desa Batu Cermin, Kecamatan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/11/2015). Goa Batu Cermin ditemukan oleh seorang pastor asal Belanda yang juga seorang arkeolog, Theodore Verhoven pada tahun 1951.

Dinding-dinding ini seakan menjadi saksi bahwa dahulu, goa ini berada di dasar laut. Asal-usul nama Goa Batu Cermin berasal dari salah satu sudut di dalam goa yang terdapat lubang di bagian atapnya.

Baca juga: Selain Komodo, Pink Beach di Flores Juga Memikat Wisatawan

Atap itu yang menjadi jalan masuk matahari dan pada saat siang hari, cahaya matahari masuk ke dalam batu-batu.

Bebatuan itu pun memantulkan cahaya matahari seperti cermin. Inilah yang membuat goa tersebut lalu dinamakan Goa Batu Cermin.

9. Menikmati segarnya Air Terjun Cunca Wulang

Bermain air selain snorkeling dan diving di Labuan Bajo? Kamu bisa mendatangi Air Terjun Cunca Wulang.

Air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat, NTT.SHUTTERSTOCK.com/SHAHAR SABTAI Air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat, NTT.

Berenang menjadi aktivitas menarik di tempat ini karena air berwarna biru jernih dan terasa segar untuk diarungi.

Jika tak bisa berenang, kamu bisa menikmati wisata dengan duduk-duduk santai atau berfoto di samping dinding nan indah di sekitar Air Terjun Cunca Wulang.

10. Wisata budaya di Kampung Melo

Satu yang tak boleh dilewatkan di Labuan Bajo adalah berwisata budaya. Kamu bisa mengunjungi Kampung Melo untuk melihat kebudayaan di Labuan Bajo.

Penari Caci di Kampung Melo, Desa Liang Ndara, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Penari Caci di Kampung Melo, Desa Liang Ndara, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Ketika berkunjung ke sana, wisatawan akan disambut oleh Tari Caci yang merupakan tarian khas Manggarai. Tarian ini dimainkan para lelaki Kampung Melo.

Baca juga: Selain Komodo, Ada 5 Destinasi Wisata di Sekitar Labuan Bajo

Para lelaki ini akan mengenakan topi dan membawa pecut. Gunanya untuk peragaan menyerang lawan tarinya.

Selain itu, lanskap alam di Kampung Melo juga tak kalah indah. Perkampungan khas NTT dengan rumah adat, pakaian, dan tariannya, membuat dirimu terpesona ketika berkunjung ke Kampung Melo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X