Kompas.com - Diperbarui 04/04/2022, 18:52 WIB

KOMPAS.com - Liburan ke Labuan Bajo bagi wisatawan merupakan liburan impian. Ada paket wisata yang lengkap di sana, mulai dari bahari hingga darat.

Labuan Bajo juga merupakan wilayah yang masuk dalam lima destinasi wisata super prioritas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Destinasi ini juga memiliki kawasan habitat hewan endemik yaitu Komodo, tepatnya di Taman Nasional (TN) Komodo.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik ke Labuan Bajo?

Oleh karena itu, semua wisatawan berlomba-lomba untuk berkunjung melihat indahnya daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Bagi kamu yang belum pernah ke Labuan Bajo, berikut Kompas.com rangkum tempat-tempat yang wajib dikunjungi.

Tempat wisata di Labuan Bajo

1. Lihat sunset di Bukit Cinta

Wisatawan asing menikmati keindahan senja di Bukit Cinta, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/2/2019).KOMPAS.com/SHERLY PUSPITA Wisatawan asing menikmati keindahan senja di Bukit Cinta, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/2/2019).

Tempat pertama yang harus dikunjungi adalah Bukit Cinta. Bukit ini juga kerap disebut dengan nama Bukit Silvia.

Wisatawan bisa melihat keindahan alam Labuan Bajo yang berada di kepulauan, dengan daratan yang berbukit-bukit dalam satu waktu.

Caranya cukup mendaki bukit ini. Sampai di puncak bukit, kamu bisa melihat lanskap hamparan perbukitan hijau.

Baca juga: Tips Berburu Golden Sunset di Bukit Cinta Labuan Bajo

Selain memandangi lautan, kamu juga bisa melihat beberapa bukit yang nampak seolah-olah mengambang di tengah laut.

Waktu terbaik untuk datang ke Bukit Cinta yaitu sore hari menjelang matahari terbenam. Waktu tersebut merupakan waktu terbaik untuk melihat golden sunset Bukit Cinta.

2. Jelajah alam di Pulau Kelor

Gugusan pulau yang diambil dari Pulau Kelor, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Gugusan pulau yang diambil dari Pulau Kelor, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

Setelah puas melihat sunset di Bukit Cinta, kamu bisa melanjutkan wisata keesokan harinya dengan menyeberang ke Pulau Kelor.

Tempat ini menawarkan keindahan alam hampir serupa dengan Bukit Cinta, di mana terdapat bukit-bukit rerumputan hijau di dalamnya.

Baca juga: Pulau Kelor, Bukit Cantik Wajib Dikunjungi Sebelum Menuju Pulau Rinca

Kamu bisa menjelajah dan mengabadikan keindahan alam Labuan Bajo di pulau ini dengan cara mendaki setiap bukitnya.

3. Lihat komodo di TN Komodo

Keindahan Komodo di Pulau Komodo.SHUTTERSTOCK/SERGEY URYADNIKOV Keindahan Komodo di Pulau Komodo.

Nama Taman Nasional (TN) Komodo tentu tak asing di telinga.

Jika melancong ke Labuan Bajo, tentu belum lengkap rasanya bila belum melihat komodo langsung di habitatnya.

Baca juga: Pesona Pulau Kalong di TN Komodo, Habitat Ribuan Kelelawar

Pulau Komodo merupakan habitat asli binatang purba komodo bernaung. Hewan yang menyerupai kadal raksasa ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

4. Lihat komodo di Pulau Rinca, Padar, Gili Montang, dan Nusa Kode

Sekumpulan Komodo yang ada di Pulau Rinca, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Sekumpulan Komodo yang ada di Pulau Rinca, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

Tak hanya di Pulau Komodo, kamu bisa mengunjungi pulau-pulau lain yang juga terdapat komodo.

Menyeberang ke Pulau Rinca adalah salah satu rekomendasinya. Jika pulau Komodo menawarkan panorama alam berupa semak belukar, nuansa berbeda akan ditemui di Pulau Rinca.

Baca juga: Legenda Komodo di Labuan Bajo

Kamu akan melihat padang rumput dan pepohonan palem di pulau ini. Tak hanya itu, terdapat lebih dari 1.500 komodo yang masih menghuni pulau Rinca.

Pulau lain yang juga memiliki komodo di antaranya Pulau Padar, Pulau Gili Montang, dan Pulau Nusa Kode.

5. Snorkeling di Pulau Manjerite

Wisatawan snorkeling di spot Pulau Manjerite, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan snorkeling di spot Pulau Manjerite, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

Masih termasuk kawasan TN Komodo, kamu bisa melihat keindahan Labuan Bajo tak hanya dari daratan. Keindahan alam bawah lautnya juga menjadi daya tarik wisatawan.

Baca juga: Waterfront City Labuan Bajo Jadi Magnet Baru Pariwisata NTT

Kamu bisa mengunjungi Pulau Manjerite di TN Komodo untuk mencoba snorkeling. Perairan di bawah pulau ini merupakan salah satu spot snorkeling terbaik.

Ikan-ikan hias nan indah dan beragam terumbu karangnya juga bisa dilihat langsung di bawah laut pulau ini.

6. Berburu spot Instagramable di Pulau Padar

Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara TimurKompas.com/Silvita Agmasari Pemandangan matahari terbit di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur

Pulau Padar juga tak hanya dikenal karena menjadi habitat hewan komodo. Namun juga dikenal karena memiliki spot fotografi terbaik di Labuan Bajo.

Naik ke bukit di Pulau Padar, kamu bisa melihat lanskap alam, baik darat maupun perairan Labuan Bajo.

Baca juga: Berita Foto: Banyak Bonus Menuju Puncak Pulau Padar

Dari atas ketinggian, semua obyek dapat terlihat jelas dan kecil. Seperti kapal-kapal wisata, pantai, bukit-bukit dan lautan lepas.

Tentu waktu terbaik untuk berfoto yaitu pada saat sunset. Biasanya, wisatawan yang gemar memotret akan datang sore hari menjelang malam untuk mendapatkan angle foto terbaik di sini.

7. Berburu foto di Giri Laba

Pemandangan dari atas bukit di pulau Giri Laba, Nusa Tenggara Timur.shutterstock/Rachmad Bagus Pemandangan dari atas bukit di pulau Giri Laba, Nusa Tenggara Timur.

Tempat wisata di Labuan Bajonlainnya adalah Giri Laba, yang memiliki spot menarik untuk fotografi. Tempat ini menawarkan panorama alam yang sungguh memesona.

Ketika naik ke puncak bukitnya, kamu bisa melihat pemandangan berupa hamparan laut bergradasi biru muda hingga biru tua.

Baca juga: Panduan Daftar Online Wisata ke TN Komodo dan Labuan Bajo

Selain itu, bisa terlihat jelas bagaimana indahnya bukit-bukit di NTT yang menjadi latar belakangnya.

Cobalah datang sekitar pukul 15.00 karena matahari pada waktu tersebut masih terang, sehingga kamu bisa mendapatkan hasil foto terbaik.

8. Melihat fosil hewan laut di Goa Batu Cermin

Dinding-dinding batuan karst atau kapur di obyek wisata Goa Batu Cermin, Desa Batu Cermin, Kecamatan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/11/2015). Goa Batu Cermin ditemukan oleh seorang pastor asal Belanda yang juga seorang arkeolog, Theodore Verhoven pada tahun 1951.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Dinding-dinding batuan karst atau kapur di obyek wisata Goa Batu Cermin, Desa Batu Cermin, Kecamatan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/11/2015). Goa Batu Cermin ditemukan oleh seorang pastor asal Belanda yang juga seorang arkeolog, Theodore Verhoven pada tahun 1951.

Tempat wisata di Labuan Bajo lainnya yang wajib dikunjungi adalah Goa Batu Cermin. Tempat ini menyajikan fosil-fosil hewan laut yang secara alami ada di dinding goa.

Dinding-dinding ini seakan menjadi saksi bahwa dahulu, goa ini berada di dasar laut.

Asal-usul nama Goa Batu Cermin berasal dari salah satu sudut di dalam goa yang terdapat lubang di bagian atapnya.

Baca juga: Selain Komodo, Pink Beach di Flores Juga Memikat Wisatawan

Atap itu yang menjadi jalan masuk matahari dan pada saat siang hari, cahaya matahari masuk ke dalam batu-batu.

Bebatuan itu pun memantulkan cahaya matahari seperti cermin. Inilah yang membuat goa tersebut lalu dinamakan Goa Batu Cermin.

9. Menikmati segarnya Air Terjun Cunca Wulang

Air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat, NTT.SHUTTERSTOCK.com/SHAHAR SABTAI Air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat, NTT.

Jika ingin bermain air tapi mencari aktivitas selain snorkeling dan diving di Labuan Bajo, kamu bisa mendatangi Air Terjun Cunca Wulang.

Berenang menjadi aktivitas menarik di tempat ini karena airnya berwarna biru jernih dan terasa segar untuk diarungi.

Jika tak bisa berenang, kamu bisa menikmati wisata dengan duduk-duduk santai atau berfoto di samping dinding nan indah di sekitar Air Terjun Cunca Wulang.

Baca juga: Kisah Obyek Wisata Cunca Wulang, Berawal dari Tamu Asing Susuri Sungai

10. Wisata budaya di Kampung Melo

Penari Caci di Kampung Melo, Desa Liang Ndara, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Penari Caci di Kampung Melo, Desa Liang Ndara, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Satu yang tak boleh dilewatkan di Labuan Bajo adalah berwisata budaya. Kamu bisa mengunjungi Kampung Melo untuk melihat kebudayaan di Labuan Bajo.

Ketika berkunjung ke sana, wisatawan akan disambut oleh Tari Caci yang merupakan tarian khas Manggarai. Tarian ini dimainkan para lelaki Kampung Melo.

Baca juga: Selain Komodo, Ada 5 Destinasi Wisata di Sekitar Labuan Bajo

Para lelaki ini akan mengenakan topi dan membawa pecut. Gunanya untuk peragaan menyerang lawan tarinya.

Selain itu, lanskap alam di Kampung Melo juga tak kalah indah. Perkampungan khas NTT dengan rumah adat, pakaian, dan tariannya, membuat dirimu terpesona ketika berkunjung ke Kampung Melo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.