Unik, Watergong Klaten Punya Sungai Jernih Penuh Ikan Seperti di Jepang

Kompas.com - 23/09/2020, 17:05 WIB
Aliran sungai yang mengalir di restoran dan tempat wisata Watergong, Klaten, Jawa Tengah. dok. WatergongAliran sungai yang mengalir di restoran dan tempat wisata Watergong, Klaten, Jawa Tengah.

 

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membalas unggahan di Twitter tentang sungai atau saluran air yang penuh ikan, Senin (21/9/2020).

Dalam balasan itu, Ganjar mengutip akun Twitter @kabarklaten yang mengunggah tiga foto saluran air Watergong, salah satu rumah makan dan tempat wisata di Klaten.

“Ikan-ikan baru ada dua tahun lalu, tapi kalau Watergong sudah ada enam tahun lalu. Jenisnya ikan nila semua, baru dua minggu lalu ada ikan koi,” kata Pengelola Watergong Bagong Margono kepada Kompas.com, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Ganjar Pranowo: Travelers Rebahan Dulu...

Sungai itu memiliki panjang 100 meter dengan setiap petak memiliki panjang lebih kurang 20 meter dan lebar 5 meter.

Setiap satu petak, Bagong menaburkan satu ton bibit ikan yang dalam empat bulan kemudian akan menghasilkan 20 ton panen ikan.

Hidangan utama di Watergong adalah ikan, baik itu dalam bentuk dibakar, digoreng, atau difillet. Ada juga menu lain seperti pecel dan sayuran.

“Untuk hidangan restoran ngambil ikannya dari situ. Tapi karena terlalu banyak, kalau udah besar dijual,” kata Bagong.

Tangkapan layar unggahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membalas sebuah unggahan di Twitter terkait tempat wisata yang memiliki saluran air jernih penuh ikan seperti di Jepang.kompas.com / Nabilla Ramadhian Tangkapan layar unggahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membalas sebuah unggahan di Twitter terkait tempat wisata yang memiliki saluran air jernih penuh ikan seperti di Jepang.

Jika ingin menikmati ikan yang masih segar, pengunjung hanya perlu membayar mulai dari Rp 12.000 untuk satu ekor ikan yang dilengkapi nasi dan sejumlah hidangan pelengkap lainnya.

Sempat jadi tempat pembuangan sampah

Meski saat ini saluran air tersebut terlihat indah dan bersih, Bagong menceritakan bahwa dulu sungai tersebut sangat kotor.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Corona, Citilink Hengkang dari Bandara Malikussaleh

Dampak Corona, Citilink Hengkang dari Bandara Malikussaleh

Whats Hot
Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X