Seharian Wisata di Kabupaten Tangerang, Main ke Pulau dan Hutan Jati

Kompas.com - 23/10/2020, 17:05 WIB
Tempat wisata di Banten - Pulau Cangkir. https://dispar.bantenprov.go.id/Tempat wisata di Banten - Pulau Cangkir.

 

KOMPAS.com – Kabupaten Tangerang punya sejumlah tempat wisata menarik untuk dikunjungi. Sebut saja Pulau Cangkir hingga hutan jati yang instagramable.

Tempat wisata tersebut bisa jadi rekomendasi kamu untuk habiskan akhir pekan. Plus, jarak antar tempat yang tidak begitu jauh jadi keuntungan sendiri untuk dikunjungi seharian.

Berikut rekomendasi empat tempat wisata di Kabupaten Tangerang yang Kompas.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (23/10/2020):

1. Pulau Cangkir

Pulau Cangkir berlokasi di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo. Area yang dahulu terpisah dari daratan Jawa kini bisa disinggahi oleh wisatawan melalui sebuah jalur penghubung.

Dari pusat Kota Tangerang, jarak menuju ke sana adalah 55,2 kilometer atau sekitar 1 jam 30 menit.

Tempat wisata ini merupakan tempat wisata reliji bagi peziarah yang ingin menyambangi makam seorang ulama bernama Pangeran Jaga Lautan, juga dikenal dengan Syeikh Waliyuddin.

Kendati demikian, wisatawan yang tidak ingin melakukan wisata reliji tetap dapat berkunjung untuk menikmati panorama laut lepas yang tersedia di sana.

Ada juga pemandangan hutan bakau yang dapat dilihat selama pengunjung berjalan di jalur menuju pulau.

Baca juga: Magnet Wisata Kabupaten Tangerang: Taman Tebing Koja hingga AEON Mall

 

Tempat wisata di Banten - Pantai Tanjung Kait.SHUTTERSTOCK / kholid mustar Tempat wisata di Banten - Pantai Tanjung Kait.

2. Pantai Tanjung Kait

Pantai Tanjung Kait terletak di Jalan Raya Tanjung Kait, Tanjung Anom, Kecamatan Mauk. Dari Pulau Cangkir, jaraknya hanya 23,5 kilometer atau sekitar 50 menit.

Sebagai salah satu pantai di wilayah Pantai Utara (Pantura), Tanjung Kait memiliki pemandangan yang indah.

Setibanya di sana, pengunjung akan disuguhi deretan pohon kelapa yang menghiasi sejumlah saung bambu di atas laut yang merupakan rumah makan.

Riak airnya yang cukup tenang dapat dimanfaatkan untuk menyewa kapal dan menjelajahi area tengah laut.

Saat sinar matahari mulai terik, kamu bisa bersantai sejenak di salah satu saung bambu untuk menyantap kuliner segar. Jembatan bambu yang saling terhubung dapat dijadikan sebagai spot foto.

Baca juga: Kelenteng Tjo Soe Kong, dari Anxi ke Tanjung Kait

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X