Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Kompas.com - 26/10/2020, 14:19 WIB
Pesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). Pemasangan masker di pesawat tersebut digelar untuk mendukung kampanye Gerakan Ayo Pakai Masker dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19. AFP/ADEK BERRYPesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). Pemasangan masker di pesawat tersebut digelar untuk mendukung kampanye Gerakan Ayo Pakai Masker dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.


KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyambut baik kebijakan stimulus subsidi penerbangan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U).

Oleh karena itu, maskapai penerbangan plat merah itu siap mengimplementasikan peniadaan tarif Passenger Service Charge (PSC) pada tarif tiket pesawat.

Berdasarkan rilis yang diterima Kompas.com, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, kebijakan ini terhitung mulai 23 Oktober hingga 31 Desember 2020 dan dilakukan di 10 bandara yang dilayani Garuda.

"Ditengah tantangan kinerja industri penerbangan pada masa pandemi ini, hadirnya stimulus PJP2U ini tentunya menjadi langkah signifikan yang kami harapkan dapat mendukung upaya pemulihan kinerja maskapai penerbangan khususnya guna meningkatkan minat masyarakat untuk kembali menggunakan layanan transportasi udara," kata Irfan dalam keterangan rilis.

Ia berharap, kebijakan stimulus ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan tren pergerakan penumpang pada penerbangan domestik.

Baca juga: Biaya Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Pesawat Turun

Selain itu, pihaknya percaya bahwa melalui sinergi ekosistem industri penerbangan yang solid bersama dengan regulator dan stakeholder penerbangan lain dapat menjadi pondasi fundamental dalam mendukung keberlangsungan usaha yang lebih optimal.

Ia juga memastikan, pihaknya sudah menyiapkan infrastruktur pendukung dalam pengimplementasian penyesuaian tarif tiket pesawat yang akan dilakukan secara menyeluruh pada seluruh kanal penjualan tiket Garuda.

Berikut daftar 10 bandara di Indonesia yang dilayani Garuda:

  1. Bandara Soekarno-Hatta
  2. Bandara Hang Nadim
  3. Bandara Kualanamu
  4. Bandara I Gusti Ngurah Rai
  5. Bandara Internasional Yogyakarta
  6. Bandara Halim Perdanakusuma
  7. Bandara Internasional Lombok Praya
  8. Bandara Jenderal Ahmad Yani
  9. Bandara Sam Ratulangi
  10. Bandara Komodo Labuan Bajo

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan membuka peluang untuk memperpanjang program stimulus subsidi tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) di 13 bandara Indonesia.

Baca juga: Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Sriwijaya Air Sesuaikan Harga Tiket

Saat ini, program itu hanya akan dijalankan mulai 23 Oktober hingga 31 Desember 2020 saja.

“Mudah-mudahaan juga kalau program ini dinilai efektif, tentu saja kami akan melakukan kontinuisasi,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto, Jumat (23/10/2020).

Adapun 13 bandara tersebut di antaranya Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Hang Nadim, Bandara Kualanamu, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Jenderal Ahmad Yani, Bandara Sam Ratulangi, Bandara Komodo Labuan Bajo, Bandara Silangit, Bandara Banyuwangi, dan Bandara Adi Sucipto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X