Pandemi Jadi Peluang Desain Ulang Pariwisata Indonesia yang Berkelanjutan

Kompas.com - 08/11/2020, 09:15 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan untuk mendorong usaha Selama di kawasan wisata Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu, (7/10/2020). (HANDOUT/Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf RI) HANDOUT/Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf RIKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan untuk mendorong usaha Selama di kawasan wisata Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Rabu, (7/10/2020). (HANDOUT/Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf RI)

Sejumlah materi pemberdayaan SDM dan pelestarian lingkungan yang telah dikumpulkan oleh Sebumi, tutur Daymas, akan dibagikan secara virtual melalui Virtual Indonesia.

“Yang paling sentimen ketika orang berkunjung ke Semeru dan Rinjani. Ketika lihat ada proyek sosial yang dilakukan, orang rela untuk donasi ke komunitas-komunitas dan masyarakat lokal,” imbuh dias.

Keuntungan milik masyarakat lokal

Sama halnya dengan Daymas, perwakilan dari Destinazones, yakni Ardi Kemara Pradipta juga menuturkan bahwa pihaknya memanfaatkan SDM lokal di Labuan Bajo.

Hal tersebut lantaran pihaknya memiliki tiga poin penting yang terdiri dari Planet, Profit, dan People. Untuk Profit dan People, pihaknya percaya bahwa keuntungan dari kegiatan wisata seharusnya dimiliki masyarakat lokal.

Baca juga: 3 Tempat Lihat Embun Es di Gunung Semeru dan Bromo

“Di Labuan Bajo, kita ada beberapa tempat wisata yang selalu kerja sama dengan warga setempat dan organisasi non-profit untuk penanganan sampah,” ucap Ardi dalam kesempatan yang sama.

“Kita selalu kerja sama. Nanti ke depannya kalau berlibur dengan kami, sebagian besar dari keuntungan akan disumbangkan kepada mereka,” sambung dia.

Ardi meneruskan, beberapa kasus industri pariwisata di suatu daerah memang berkembang, tetapi SDM setempat kurang merasakan manfaatnya.

Alhasil, pihaknya mempekerjakan beberapa masyarakat lokal di Labuan Bajo untuk menjadikan lingkungan pariwisata berjalan secara berkepanjangan.

Wisata sambil melestarikan lingkungan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X