Road Trip ke Bali Naik Mobil, Butuh Bujet Berapa?

Kompas.com - 28/11/2020, 08:08 WIB
Danau Bratan, Bali shutterstockDanau Bratan, Bali

KOMPAS.com – Selain dianggap sebagai alternatif liburan yang lebih aman pada masa pandemi, road trip dengan kendaraan pribadi juga dianggap lebih murah daripada naik pesawat.

Karena alasan itulah, road trip naik kendaraan pribadi kini jadi alternatif menarik saat berlibur ke Bali, khususnya untuk kamu yang ingin liburan bersama keluarga atau sahabat.

Lantas, berapa bujet yang kira-kira dibutuhkan untuk perjalanan road trip ke Bali naik mobil pribadi?

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Jakarta-Bali 6 Maskapai, Mana yang Paling Mahal?

Influencer Julian Ryan Karsten (29) atau yang akrab disapa JRyan membagikan rincian biaya yang perlu ia keluarkan kala berlibur ke Bali bersama sahabat-sahabatnya pada Agustus 2020.

“Untuk total pengeluaran kami perjalanan empat hari tiga malam di Bali itu lebih kurang Rp 20 juta untuk empat orang, masing-masing Rp 5 juta per orang sudah all in,” kata JRyan kepada Kompas.com, Jumat (27/11/2020).

JRyan berangkat dari Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020) pukul 18.00 WIB, dan menghabiskan waktu sekitar 20 jam untuk mencapai Bali, tepatnya daerah Ubud.

Pantai Melasti, salah satu wisata populer di Bali. SHUTTERSTOCK/IRISKARIGHTNOW Pantai Melasti, salah satu wisata populer di Bali.

Rincian biayanya termasuk Rp 1,4 juta untuk bensin kendaraan sekali jalan dan Rp 2,8 juta untuk pergi-pulang (PP).

“Satu kali perjalanan kita isi bensin tiga kali full tank dengan mobil XPander. Kondisi awal bensin full,” jelas JRyan.

Kemudian, untuk kartu tol elektronik, mereka menghabiskan sekitar Rp 1,5 juta untuk perjalanan PP.

Baca juga: Rekomendasi Pantai 3 di Bali Versi Harival Zayuka, Ada Diamond Beach

Lalu, untuk menyeberang dengan feri, biaya tiket Rp 185.500 untuk sekali menyeberang, termasuk tiket untuk empat orang dan satu mobil. Untuk perjalanan PP berarti Rp 371.000.

Dengan demikian, total biaya untuk semua pengeluaran perjalanan PP tersebut adalah Rp 4.671.000.

Sisanya adalah biaya penginapan vila privat sekitar Rp 7,5 juta untuk menginap selama tiga malam. Harga tersebut, kata JRyan, masih merupakan harga promo Rp 2,5 juta per malam.

“Selebihnya untuk makan dan beli oleh-oleh pengeluaran pribadi. Agak mahal karena kita ke kafe-kafe dan ada tempat yang ada minimum spending-nya, seperti Karma Kandara, Pamila, Revolver, Nourish Café, dan lain-lain,” sambung dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X