Kompas.com - 16/12/2020, 18:05 WIB
Petugas membersihkan kaca di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas membersihkan kaca di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19.

KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ada kebijakan baru bagi calon penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ).

Melalui kebijakan tersebut, mengutip Antara, Selasa (15/12/2020), para calon penumpang KAJJ wajib melakukan tes rapid antigen maksimal dua hari sebelum keberangkatan.

Menanggapi hal tersebut, VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia Joni Martinus menuturkan bahwa pihaknya akan mengikuti kebijakan tersebut.

Baca juga: Jadwal 43 Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Dipesan

“KAI sebagai operator moda transportasi kereta api selalu patuh terhadap aturan regulator, dalam hal ini pemerintah,” katanya kepada Kompas.com, Rabu (16/12/2020).

Joni melanjutkan, saat ini pihaknya sedang menunggu petunjuk teknis yang lebih rinci terkait pelaksanaan kebijakan tersebut.

Adapun, petunjuk akan diberikan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Catat, KAI Siapkan 231.814 Kursi untuk Libur Natal dan Tahun Baru

“Kami turut mendukung segala upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” tutur Joni.

Terkait penerapan kebijakan mulai kapan, pihaknya juga akan menunggu arahan selanjutnya dari Ditjen Perkeretaapian usai mendapatkan petunjuk teknisnya seperti apa.

Langkah antisipasi penyebaran Covid-19

Berdasarkan pemberitaan Antara, kebijakan yang dituturkan oleh Luhut merupakan langkah pemerintah untuk memperketat aktivitas masyarakat saat libur natal dan tahun baru.

Pengetatan yang terukur dan terkendali tersebut merupakan bagian dari antisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga: Cek Harga Makanan di Kereta Api Bisa Lewat Sini supaya Tidak Kaget

Rapid test antigen ini memiliki sensitivitas yang lebih baik bila dibandingkan rapid test antibodi,” katanya, mengutip Antara.

Selain kebijakan bagi calon penumpang KAJJ, wisatawan yang hendak berlibur ke Bali dengan pesawat juga wajib melakukan tes PCR dua hari sebelum keberangkatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.