Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/04/2021, 11:20 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa saat ini persiapan Mandalika dalam menyambut perhelatan MotoGP sudah mencapai 70 persen.

“Air, listrik, sampai produk ekonomi kreatif dan desa-desa wisata di sekitar Mandalika sekarang persiapan ada di angka 70 persen,” kata dia dalam Weekly Press Briefing virtual, Senin (5/4/2021).

Persiapan juga mencakup infrastruktur, seperti sirkuit, tempat untuk menampung para pebalap, serta persiapan terhadap jaringan dan bandara yang sudah hampir 90 persen.

Baca juga: MotoGP Mandalika 2021 Diharap Dongkrak Wisatawan ke Lombok Tengah

Untuk diketahui, Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dijadikan sebagai tempat pelaksanaan acara olahraga MotoGP dan Superbike pada 2021.

Dari dua acara tersebut, Sandiaga mengatakan bahwa Superbike sudah final akan dilakukan pada November mendatang.

Ilustrasi MotoGP AustraliaRobert Cianflone / Getty Images Ilustrasi MotoGP Australia

“MotoGP menunggu kepastian. Pada Selasa (6/4/2021) dan lusa (7/4/2021), Dorna sebagai penyelenggara MotoGP akan mengunjungi Jakarta dan Mandalika,” tutur dia.

Dalam kunjungannya, pihak Dorna akan melakukan serangkaian kegiatan untuk menijau langsung kesiapan sirkuit.

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam Wisata Pantai di Mandalika Lombok Tengah

Sembari menunggu keputusan dari penyelenggara, Sandiaga mengatakan bahwa saat ini mereka hanya bisa sabar menunggu.

“Harapannya dengan keputusan yang diambil akan memantapkan kita untuk melangkah ke depan (dan) siapkan Mandalika sebagai destinasi super prioritas,” katanya.

Persiapan dari aspek kesehatan di Mandalika

Selama pandemi Covid-19, protokol kesehatan menjadi yang paling diperhatikan setiap lapisan masyarakat. Sandiaga tidak menampik hal tersebut.

Oleh karena itu, sambung Sandiaga, aspek kesehatan juga diperhatikan dalam pengembangan Mandalika. Sesuai arahan presiden, pihak Sandiaga berharap, MotoGP dapat dilakukan secara fisik.

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam Wisata di Sekitar Sirkuit MotoGP Mandalika

“Kalau online, dampak ekonomi lokal minimal. Jika penerapan protokol kesehatan tidak memungkinkan untuk diselenggarakan secara fisik, keputusan akan didiskusikan kembali,” tutur Sandiaga.

Adapun, penerapan protokol kesehatan di sana menurut dia diharap dapat memberikan yang terbaik untuk kesehatan, keamanan, dan keselamatan para penyelenggara MotoGP, pebalap, penonton, dan masyarakat di sekitar Mandalika.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Dana Kepariwisataan Ditargetkan Beroperasi pada Pertengahan 2024

Dana Kepariwisataan Ditargetkan Beroperasi pada Pertengahan 2024

Travel Update
Malaysia Masih Urutan 1 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Malaysia Masih Urutan 1 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Travel Update
Legenda Bukit Batu Garudo di Pesisir Selatan, Konon dari Burung Garuda yang Mati

Legenda Bukit Batu Garudo di Pesisir Selatan, Konon dari Burung Garuda yang Mati

Travel Update
Harga Tiket DTW Ulun Danu Beratan Naik mulai 1 Januari 2024

Harga Tiket DTW Ulun Danu Beratan Naik mulai 1 Januari 2024

Travel Update
Indahnya Panorama bagai Surga di Puncak Bukit Batu Garudo, Pesisir Selatan

Indahnya Panorama bagai Surga di Puncak Bukit Batu Garudo, Pesisir Selatan

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Solo PP Desember 2023, mulai Rp 746.000

Harga Tiket Pesawat Jakarta-Solo PP Desember 2023, mulai Rp 746.000

Travel Update
Rute ke Jembatan Akar di Sayegan, Sekitar 30 Menit dari Tugu Jogja

Rute ke Jembatan Akar di Sayegan, Sekitar 30 Menit dari Tugu Jogja

Travel Tips
Sunrise Hill Bandungan: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Sunrise Hill Bandungan: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Jalan Jalan
Keindahan Jalan Raya Penelokan Kintamani, Lokasi Minimarket dengan Panorama Indah di Bali

Keindahan Jalan Raya Penelokan Kintamani, Lokasi Minimarket dengan Panorama Indah di Bali

Jalan Jalan
Jembatan Akar di Sayegan Yogyakarta, Spot Estetis untuk Foto

Jembatan Akar di Sayegan Yogyakarta, Spot Estetis untuk Foto

Jalan Jalan
Sandiaga Targetkan 200-250 Juta Pergerakan Wisnus Saat Nataru 2024

Sandiaga Targetkan 200-250 Juta Pergerakan Wisnus Saat Nataru 2024

Travel Update
Penumpang KRL di Stasiun Tugu Yogyakarta Kini Punya Pintu Keluar-Masuk Khusus

Penumpang KRL di Stasiun Tugu Yogyakarta Kini Punya Pintu Keluar-Masuk Khusus

Travel Update
Gunung Marapi Meletus, Sandiaga Optimistis Wisata Minat Khusus Tidak Terdampak

Gunung Marapi Meletus, Sandiaga Optimistis Wisata Minat Khusus Tidak Terdampak

Travel Update
6 Tempat Glamping di Semarang buat Liburan Akhir Tahun 

6 Tempat Glamping di Semarang buat Liburan Akhir Tahun 

Jalan Jalan
Mengapa Masih Ada Pendakian Saat Gunung Marapi Meletus?

Mengapa Masih Ada Pendakian Saat Gunung Marapi Meletus?

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com