Kompas.com - 14/04/2021, 06:06 WIB
Pantai Parangtritis di Daerah Istimewa Yogyakarta. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPantai Parangtritis di Daerah Istimewa Yogyakarta.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Menjelang puasa Ramadhan 1442 Hijriah, kawasan wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dibanjiri pengunjung.

Fenomena itu cukup lumrah karena setiap tahun warga biasa menghabiskan waktu bersama keluarga menjelang Ramadhan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengakui ada peningkatan kunjungan libur akhir pekan di kawasan wisata. Dari data hari Sabtu (10/4/2021) kawasan wisata dikunjungi 11.368 orang, dan Minggu (11/4/2021) sebanyak 24.846 orang.

"Iya terjadi peningkatan kunjungan menjelang puasa jika dibandingkan rata-rata hari Sabtu kunjungan sekitar 8.000 orang dan Minggu rata-rata 11.000 orang," kata Harry kepada Kompas.com, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Long Weekend Paskah, Wisata Gunungkidul dan Bantul Bakal Diserbu Wisatawan

Ia melanjutkan, peningkatan itu biasa terjadi menjelang puasa. Pihaknya pun tidak mengadakan atraksi saat padusan atau mandi besar menjelang memasuki bulan Ramadhan tahun 2021.

"Saat pandemi seperti ini, yang terpenting pengunjung menjaga jarak dan selalu menggunakan masker. Jangan sampai terjadi klaster penularan virus corona di kawasan wisata," sambung Harry.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya pun berkoordinasi dengan petugas SAR Satlinmas Gunungkidul untuk melakukan pengawasan kepada pengunjung.

Pantai Wediombo, Gunungkidul.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Pantai Wediombo, Gunungkidul.

 

Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengaku terjadi peningkatan kunjungan selama dua hari. Pihaknya meningkatkan pengawasan kepada pengunjung agar tidak terjadi kerumunan dan tetap memakai masker.

Dari pengawasan dari Pantai Poktunggal sampai Bukit Paralayang, masih ada yang tidak memakai masker atau memakainya dengan tidak benar. Jumlahnya mencapai ratusan orang.

"Kami memberikan pembinaan kepada meraka yang melanggar protokol kesehatan agar tidak mengulangi," kata Suris.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.