Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/05/2021, 07:07 WIB

 

KOMPAS.com– Pengelola wisata Gunung Bromo akhirnya memutuskan untuk tutup pada 13-23 Mei 2021.

Keputusan itu diambil berdasarkan sejumlah arahan, termasuk Surat Edaran (SE) Bupati Probolinggo dan Bupati Lumajang.

Baca juga: Wisata Bromo dan Pendakian Gunung Semeru Tutup 13 Mei 2021

Sebelumnya, pengelola memutuskan kawasan wisata Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tetap buka selama libur lebaran pada 13-14 Mei 2021 dan pada periode larangan mudik 6-17 Mei.

Kendati demikian, kunjungan wisatawan per hari ke beberapa spot dibatasi. Hal ini disampaikan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) Sarif Hidayat, akrab disapa Ayip, pada Senin (10/5/2021).

Baca juga: 3 Tempat Lihat Embun Es di Gunung Semeru dan Bromo

“Untuk kunjungan ke kawasan wisata kita ada pembatasan kuota. Kalau untuk asal pengunjung kita mengikuti kebijakan pemerintah,” kata dia kepada Kompas.com.

Kawasan TNBTS berada pada empat kabupaten yakni Lumajang, Malang, Pasuruan, dan Probolinggo.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, Senin, saat ini empat kabupaten tersebut tidak menutup akses berwisata bagi pengunjung dari luar daerah.

Syarat ke Gunung Bromo saat libur lebaran 2021

Jika ingin berkunjung ke Gunung Bromo saat libur lebaran 2021, berikut Kompas.com rangkum syarat wisata ke Bromo:

  1. Beli tiket hanya bisa secara daring lewat situs https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org/
  2. Sebagai antisipasi jika terjadi kesalahan, pembelian tiket tidak direkomendasikan pada pukul 23.00-01.00 WIB
  3. Perhatikan kuota kunjungan yakni Site Bukit Cinta 56 orang per hari, Site Pananjakan 339 orang per hari, Site Bukit Kedaluh 172 orang per hari, Site Savana Teletubbies 867 orang per hari, dan Site Mentigen 200 orang per hari
  4. Pengunjung harus dalam kondisi sehat dengan menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter yang menyatakan bebas dari ISPA
  5. Wisatawan dari luar empat kabupaten yang masuk dalam wilayah Bromo wajib membawa hasil negatif rapid test antigen, PCR, atau GeNose*
  6. Wisatawan dari Jakarta, Depok, Tangerang, dan Banten wajib membawa surat izin keluar masuk (SIKM) selain membawa syarat pada poin nomor tiga*
  7. Jika pengunjung memiliki hasil bukti negatif rapid test antigen yang masih berlaku, bisa ditunjukkan sebagai alternatif surat keterangan sehat dari dokter
  8. Usia yang diperkenankan untuk masuk ke kawasan TNBTS adalah kurang dari 60 tahun. Anak-anak dan balita masih boleh berkunjung
  9. Ibu hamil dilarang masuk ke kawasan TNBTS
  10. Pengunjung wajib menaati protokol kesehatan yang sudah diterapkan di sana seperti cuci tangan dengan sabun dan air mengali atau air mengalir, pakai masker, jaga jarak, dan memakai sarung tangan
  11. Pengunjung wajib melalui prosedur pemeriksaan suhu tubuh. Jika memiliki suhu lebih dari 37,30 derajat celcius dalam dua kali pemeriksaan dengan jarak lima menit, tidak diperkenankan masuk kawasan TNBTS
  12. Pengunjung dilarang masuk jika tidak pakai masker dan tidak membawa hand sanitizer
  13. Pengunjung membawa kresek kecil berwarna kuning untuk membuang masker
  14. Jumlah penumpang kendaraan maksimal 50 persen dari kapasitas kendaraan atau jasa angkutan. Misalnya, jeep hanya satu pengemudi dan tiga penumpang. Motor hanya satu pengemudi satu penumpang
  15. Pengunjung menggunakan peralatan pribadi untuk berbagai keperluan, serta peralatan makan, minum, ibadah, dan lain-lain
  16. Pengunjung berdiri pada tempat yang telah ditentukan di Bukit Pananjakan, Bukit Kedaluh, Bukit Cinta, dan Bukit Mentigen
  17. Pengunjung mengikuti aturan posisi jalan yang telah ditetapkan oleh pengelola
  18. Pengunjung dilarang ke kawah Bromo (radius 1 km)
  19. Pengunjung tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak batuk, bersin, atau membuang ludah sembarangan
  20. Pengunjung tidak membuang masker, tisu, face shield di kawasan TNBTS
  21. Pengunjung yang melanggar SOP yang telah ditetapkan akan menerima sanksi. Mulai dari pembinaan sampai dengan blacklist untuk memasuki kawasan
  22. Jika mengalami gangguan kesehatan, pengunjung wajib melaporkannya kepada pengelola dan/atau pemandu

Baca juga: 5 Fakta Upacara Yadnya Kasada di Gunung Bromo yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Syarat bawa hasil negatif antigen, PCR, atau GeNose

Terkait syarat membawa hasil negatif rapid antigen, PCR, atau GeNose, hal tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Adapun, SE tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Seruni Point di bawah Bukit Kingkong.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Seruni Point di bawah Bukit Kingkong.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Delegasi ATF 2023 Jajal Wisata Tematik Candi Borobudur

Delegasi ATF 2023 Jajal Wisata Tematik Candi Borobudur

Travel Promo
BERITA FOTO: Meriahnnya Atraksi Budaya Cap Go Meh Bogor 2023

BERITA FOTO: Meriahnnya Atraksi Budaya Cap Go Meh Bogor 2023

Jalan Jalan
ATF 2023 Sepakat Kolaborasi Perkuat Strategi Pariwisata ASEAN

ATF 2023 Sepakat Kolaborasi Perkuat Strategi Pariwisata ASEAN

Travel Update
BERITA FOTO: Antusias Warga Saksikan Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

BERITA FOTO: Antusias Warga Saksikan Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Jalan Jalan
4,2 Juta Wisatawan Kunjungi Cirebon Sepanjang 2022

4,2 Juta Wisatawan Kunjungi Cirebon Sepanjang 2022

Travel Update
Malioboro Bisa Dikunjungi hingga 10.000 Wisatawan Per Hari

Malioboro Bisa Dikunjungi hingga 10.000 Wisatawan Per Hari

Travel Update
Catat, Kereta Baturraden Ekspres Beri Tarif Khusus mulai 6 Februari

Catat, Kereta Baturraden Ekspres Beri Tarif Khusus mulai 6 Februari

Travel Update
Dipakai Sandiaga dan Delegasi ATF 2023, Ini Makna Motif Batik Pinus

Dipakai Sandiaga dan Delegasi ATF 2023, Ini Makna Motif Batik Pinus

Travel Update
Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Travel Update
Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Jalan Jalan
Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Jalan Jalan
4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+