Kompas.com - 17/06/2021, 10:32 WIB

Terowongan di tengah jalur pendakian

Beberapa saat berjalan, Kompas.com disuguhkan dengan keunikan jalur pendakian Gunung Prau via Igirmranak. Terdapat terowongan yang harus dilalui pendaki. Terowongan ini terbuat dari semak.

Suasana mendadak gelap saat Kompas.com mulai memasuki terowongan. Hanya ada cahaya remang dari celah terowongan, ditambah lagi cuaca saat itu berkabut cukup tebal.

Baca juga: Cerita Pendaki Gunung Prau via Igirmranak: Lewat Terowongan Unik

Tentu saja rasanya cukup menyeramkan. Ingin rasanya untuk cepat-cepat melalui terowongan di jalur pendakian itu.

Namun, ternyata terowongan tak hanya satu. Ada beberapa terowongan dari semak yang harus dilalui.

Beberapa bahkan cukup panjang, yakni di Sudung Kemin. Trek pun cukup menanjak di dalam terowongan. Meski ingin istirahat, tetapi rasa takut seolah memaksa kedua kaki untuk terus melangkah keluar terowongan.

Baca juga: Naik Gunung Prau Bisa Lihat Gunung Sindoro dan Sumbing, Coba Lewat Igirmranak

Usai melewati terowongan terakhir, perjalanan akhirnya sampai di Pos 2. Kompas.com mencapainya sekitar pukul 16.30 WIB atau 1,5 jam perjalanan dari basecamp.

Di Pos 2, pemandangan ke arah selatan mulai terbuka. Gunung Sumbing dan Sindoro terlihat mengintip di balik kabut.

Sunset di jalur pendakian

Perjalanan berlanjut sekitar pukul 17.00 WIB. Kondisi jalan terus menanjak. Titik selanjutnya adalah Cemoro Songo. Di sana terdapat beberapa pohon cemara.

Dari Cemoro Songo, jalan masih menanjak. Perjalanan pun sampai di puncak Bukit Cendani. Ternyata, puncak Gunung Prau masih menjulang tinggi di depan mata.

Sunset di jalur pendakian Gunung Prau via Igirmranak.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Sunset di jalur pendakian Gunung Prau via Igirmranak.

Meski begitu, keindahan panorama sudah tersaji di puncak bukit itu. Hamparan pemandangan terbuka ke arah selatan, barat, dan barat laut tampak begitu menawan.

Salah satu panorama terindah sore itu adalah sunset atau matahari terbenam yang ternyata menampakkan dirinya. Kompas.com tidak menyangka bisa melihatnya karena cuaca kabut tebal sebelumnya.

Baca juga: Syarat Mendaki Gunung Prau, Catat Sebelum Pendakian Ditutup

Menjelang pukul 17.30 WIB, matahari sudah ditelan kabut di kaki langit. Perjalanan pun berlanjut dengan tanjakan terjal menuju Bukit Roto Dowo. Ada tulisan jika pendaki harus menapaki 338 anak tangga tanah sampai puncak bukit.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.