Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/07/2021, 19:20 WIB

KOMPAS.comSingapura berencana menerapkan perjalanan bebas karantina bagi mereka yang bervaksin Covid-19 lengkap mulai September 2021.

Sebab, pada bulan tersebut diperkirakan 80 persen dari penduduk Singapura telah divaksinasi.

Baca juga: 5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

Menteri Keuangan Singapura Lawrence Wong mengatakan, negara tersebut akan meresmikan koridor perjalanan (travel corridor) dengan negara-negara yang berhasil mengendalikan penyebaran pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, mereka yang telah divaksinasi akan dikecualikan dari kewajiban karantina atau diizinkan untuk isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Singapura Batasi Kedatangan dari Indonesia

Pelonggaran pembatasan pada awal Agustus

Ilustrasi SingapuraThinkstock Ilustrasi Singapura

Singapura juga berencana meninjau pelonggaran pembatasan pada awal Agustus saat dua pertiga populasinya telah divaksinasi.

Adapun, Reuters melaporkan, terdapat sekitar 75 persen atau 5,7 juta orang di Singapura yang telah menerima sedikitnya vaksin dosis pertama.

Baca juga: Travel Bubble Singapura-Hong Kong Terancam Batal, Kenapa?

“Pelonggaran tersebut akan dibedakan dan diperluas untuk orang-orang yang telah divaksinasi karena mereka telah terlindungi dari dampak virus. Jika Anda ingin ke luar (rumah) untuk makan di restoran dan olahraga di gym, Anda harus divaksinasi lengkap,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Senin (26/7/2021).

Dilansir dari Kompas.com, langkah tersebut merupakan salah satu persiapan Singapura untuk hidup bersama Covid-19.

Untuk saat ini, penduduk negara tersebut harus membawa pulang makanan mereka lantaran adanya larangan bersantap di restoran, kafe, dan tempat makan lainnya sampai 18 Agustus 2021.

Baca juga: Geylang, Distrik Dekat Bandara Changi Singapura yang Punya Banyak Hotel Murah

Berdasarkan situs web Kementerian Kesehatan Singapura, per hari Jumat (30/7/2021), tercatat penambahan kasus infeksi Covid-19 baru sebanyak 139 orang di Singapura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber REUTERS
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+