Kompas.com - 11/08/2021, 20:11 WIB
Livery khusus di pesawat Airbus 320 milik Citilink. Dok. CitilinkLivery khusus di pesawat Airbus 320 milik Citilink.

Pihak maskapai mengizinkan penumpang untuk membawa tas beroda ke kabin. Namun, dimensinya tetap mengikuti aturan yang diterapkan oleh masing-masing jenis pesawat seperti yang tertera di atas.

Jika ingin membawa cairan ke bagasi kabin, hal tersebut tergantung hukum setempat dan peraturan keselamatan yang berlaku.

Namun, terdapat ketentuan dari pihak maskapai yakni cairan berada dalam botol dengan isi maksimum sebanyak 100 ml.

Baca juga: Simak, Ketentuan Bagasi AirAsia Indonesia Tahun 2021

Jika membawa banyak cairan, masing-masing tetap harus memiliki volume maksimum 100 ml dan dapat dimasukkan dalam tas plastik transparan berukuran 1 liter yang dapat ditutup kembali. Tas plastik tersebut harus ditunjukkan secara terpisah saat pemeriksaan.

Apabila cairan yang dibawa tidak memenuhi persyaratan, maka pihak maskapai akan meminta penumpang untuk membuangnya. 

Baca juga: Jangan Repot Bawa Bagasi, Bisa Bikin Stres Saat di Bandara

Ketentuan untuk ekstra bagasi, dan paket bagasi

Citilink menawarkan layanan Excess Baggage yang memungkinkan penumpang untuk membawa ekstra bagasi dengan biaya yang lebih hemat.

Menurut laman berikut, harga yang ditawarkan berbeda-beda tergantung rute penerbangan. Misalnya adalah keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menuju Adi Soemarmo (SOC). Harga ekstra bagasinya adalah Rp 25.000 per kg.

Selanjutnya, ada juga layanan Pre-Book Bagasi. Penumpang bisa membelinya maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Harga yang ditawarkan beragam tergantung rute penerbangan. Namun, berat bagasi yang tersedia adalah Paket 5 kg, 10 kg, 20 kg, 30 kg, dan 40 kg. Harga layanan ini sudah termasuk PPN.

Baca juga: Dampak Corona, Citilink Hengkang dari Bandara Malikussaleh

Namun, paket bagasi tidak dapat digunakan untuk bagasi alat olahraga. Selain itu, setiap penumpang hanya bisa memilih satu kali untuk setiap pilihan Pre-Book Bagasi.

Pesawat tipe ATR 72-600 milik maskapai penerbangan Citilink melakukan proving flight atau penerbangan uji coba dari Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) Jakarta ke Bandara Jenderal Besar Soedirman Enclave Sipil Lanud JB Soedirman (PWL) di Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (1/4/2021).KOMPAS.COM/Dok Humas Pemkab Purbalingga Pesawat tipe ATR 72-600 milik maskapai penerbangan Citilink melakukan proving flight atau penerbangan uji coba dari Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) Jakarta ke Bandara Jenderal Besar Soedirman Enclave Sipil Lanud JB Soedirman (PWL) di Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (1/4/2021).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.