Kompas.com - 29/08/2021, 16:31 WIB

7. Buah dari petani lokal
General Manager ibis Yogyakarta Malioboro Nanang Sumardjono mengatakan, tamu yang menginap di hotelnya dapat menikmati buah dan sayuran yang berasal langsung dari UMKM lokal.

“Di sini produk yang kita dapat dari UMKM yang diberikan setiap hari saat sarapan,” tuturnya dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Viral Flashmob di Yogyakarta, Uniknya Selasa Wage di Malioboro

8. Oleh-oleh khas daerah setempat

Oleh-oleh khas Yogyakarta seperti bakpia dan kripik asli bantul dapat ditemukan di ibis Yogyakarta Malioboro. Sebab, hotel itu telah bekerja sama dengan Dagelan Pusat Oleh-oleh Khas Jogja.

Untuk The Royal Surakarta Heritage, Novotel Solo, dan ibis Styles Solo, Toat tamu yang sudah berlangganan menginap di salah satu hotel akan diberi tas jenis clutch asli pengrajin setempat.

Baca juga: Dolan ke Solo, Jangan Lupa Lihat Kampung Batiknya

9. Layanan dan jasa untuk tamu

General Manager ibis Styles Yogyakarta Herman Tri Wuryanto dalam kesempatan yang sama mengatakan, produk UMKM Yogyakarta yang dapat ditemui di sana cukup berbeda.

“Beberapa bentuk kolaborasi kami yang sudah berjalan adalah penyediaan tempat untuk pameran, pembelian makanan tradisional bagi tamu, dan paket wisata untuk tamu,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager ibis Semarang Smipang Lima Wiwied Pujiono menuturkan, pihaknya memanfaatkan pelaku UMKM dalam bidang kriya.

Batik Semarang yang khas dengan warna cerahnya.DOK. SHUTTERSTOCK Batik Semarang yang khas dengan warna cerahnya.

“Ada beberapa UMKM yang kerja sama, (salah satunya untuk) pengadaan masker karyawan kami. Berasal dari UMKM Semarang juga,” ujarnya.

10. Camilan dari produk lokal

Di The Royal Surakarta Heritage, Novotel Solo, dan ibis Styles Solo, ada beberapa camilan yang disajikan untuk tamu VIP. Misalnya adalah egg roll.

Baca juga: Tradisi Perayaan Satu Suro di Pura Mangkunegaran Surakarta

“Saat mereka kembali, mereka minta ulang disiapkan hal yang sama, ini ada egg roll yang mereka suka. Klengkam khas Solo mereka cukup suka,” ungkap Toat.

Selanjutnya, ada camilan khas Solo bernama balung kethek yang menjadi camilan primadona di antara para pemimpin perusahaan yang kerap menginap di hotel-hotel tersebut.

11. Coffee Corner khusus kopi lokal Jawa Tengah

Saat berkunjung ke ibis Semarang Smipang Lima, Wiwied menuturkan bahwa tamu akan menemukan Coffee Corner di lobi yang didedikasikan untuk beragam kopi asli Jawa Tengah.

Baca juga: Itinerary Sehari di Kopeng Semarang, Bisa Kulineran dan Lihat Sunset

“Di Coffee Corner ini kami jual semua kopi lokal Jawa Tengah, dimana kami untuk ini difasilitasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah,” ungkap dia.

Lebih lanjut, sejauh ini spot kopi tersebut mendapat animo yang luar biasa dari tamu. Sebab menurut Wiwied, rasanya tidak kalah menarik dari kopi-kopi luar negeri.

“Coffee Corner menjadi maskot buat UMKM di ibis Semarang ini. Harapan sebagai pelaku pariwisata, ada kontribusi ke roda perekonomian UMKM,” sambungnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.