Kompas.com - 16/09/2021, 19:35 WIB

 

KOMPAS.com – Belakangan ini, beredar kabar bahwa maskapai penerbangan Singapore Airlines akan membuka kembali penerbangan langsung dari Singapura ke Denpasar, Bali.

Dalam rumor tersebut, dikatakan bahwa penerbangan internasional tersebut akan beroperasi mulai November 2021.

Menanggapi kabar itu, Manager Public Relations Singapore Airlines Glory Henriette pun membantahnya.

“Singapore Airlines menangguhkan kembali penerbangan antara Singapura dan Denpasar hingga pemberitahuan lebih lanjut karena bandara Bali masih ditutup bagi pelancong internasional,” kata dia kepada Kompas.com, Kamis (16/9/2021).

Baca juga:

Glory juga menegaskan, pihaknya sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan soal adanya penerbangan kembali dari Singapura menuju Pulau Dewata.

Sebab, saat ini maskapai tersebut masih memantau situasi secara saksama. Namun, ada kemungkinan penerbangan antara dua destinasi wisata tersebut dibuka kembali.

“Kami hanya akan menyesuaikan jadwal penerbangan jika pembatasan untuk penerbangan internasional sudah dicabut,” tegas Glory.

Kompas.com juga sudah mengonfirmasi kabar ini ke Humas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira.

Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup saat NyepiDok. Bandara I Gusti Ngurah Rai Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup saat Nyepi

Sama halnya dengan Glory, dia mengatakan bahwa hingga berita ini ditulis, pihaknya tidak mendapat kabar apa pun soal penerbangan internasional tersebut.

Baca juga:

Menurut Taufan jika penerbangan internasional sudah bisa dilakukan di Bali, pihaknya akan mendapat informasi dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“(Kalau sudah dapat kabar) kami di bandara Bali bersiap diri. Ini dalam hitungan bulan. Sambil berjalan, maskapai mengajukan slot penerbangan,” jelas Taufan, Kamis.

Dia juga menambahkan, pengajuan slot penerbangan dari pihak maskapai tidak bisa dilakukan dalam hitungan beberapa hari atau beberapa minggu sebelum jadwal penerbangan dimulai.

“Itu bukan hitungan hari atau minggu, ya. Biasanya sih bulan. Cuma berapa bulannya tergantung administrasinya. Kapan pun (penerbangan dimulai) harus koordinasi jauh-jauh hari sebelumnya,” pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.