Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sandiaga Janjikan Promosi Nglanggeran dan Perbaikan Sinyal Internet

Kompas.com - 11/10/2021, 20:31 WIB
Markus Yuwono,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

GUNUNGKIDUL,KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno siap mempromosikan kawasan Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul ke dunia internasional.

Sandi mengaku bahwa saat berkunjung ke Nglanggeran, ia diberi masukan dua orang wisatawan asal Perancis dan India agar destinasi yang sangat berpotensi seperti Desa Wisata Nglanggeran lebih dipromosikan di platform internasional.

Baca juga: Di Hadapan Sandiaga, Bupati Gunungkidul Berharap Wisata Segera Buka

Untuk itu, pihaknya akan menindaklanjuti. Salah satunya adalah bekerja sama dengan platform yang sudah mendunia. Harapannya bisa dikenal semakin luas.

"Tadi sudah kita bahas agar bisa dikenal dunia internasional. Dan sesuai dengan harapan pak Sugeng dan Pak Senen (pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran), yang datang ke sini adalah wisatawan yang berkualitas," kata Sandi di Embung Nglanggeran, Senin (11/10/2021).

Diakuinya, wisatawan yang berkualitas tidak sebanyak wisatawan kuantitas seperti tahun 2014. Namun demikian dengan pendekatan yang baru ini, desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan bisa diwujudkan.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Sebut Masa Karantina Turis Asing Harus Berbasis Data

"Untuk menggerakkan ekonomi rakyat dan menyediakan peluang usaha dan peluang kerja bagi masyarakat," ujar Sandi.

Perbaiki sinyal internet di Nglanggeran

Selain itu, Sandi berjanji akan ikut membantu membenahi masalah sulit sinyal internet alias blank spot. Di Nglanggeran, pihaknya akan berkoordinasi dengan jasa telekomunikasi dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Untuk kawasan Desa Wisata Nglanggeran, pihaknya menargetkan perbaikan selesai sebelum kedatangan tim penilai dari UNWTO (United Nations World Tourism Organization).

Perlu diketahui, Desa Wisata Nglanggeran salah satu dari 3 desa terpilih mewakili Indonesia dalam lomba internasional Best Tourism Village UNWTO.

Pemandangan Gunung Api Purba di Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta (Shutterstock/Berta Alviyanto).Shutterstock/Berta Alviyanto Pemandangan Gunung Api Purba di Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta (Shutterstock/Berta Alviyanto).

Sandi pun menilai Nglanggeran tergolong destinasi wisata prioritas. Ia tak hanya mengharapkan perbaikan kondisi jaringan internet, tapi ditingkatkan kualitasnya hingga setara 5G.

"Targetnya sebelum kunjungan dari asesor UNWTO kita sudah bisa menempatkan repeater dan BTS yang bukan hanya meningkatkan kualitas internet dan komunikasi. Tetapi saya ingin karena ini destinasi super prioritas harus sudah diujicobakan 5G," ucap Sandi.

Diharapkan jaringan internet yang makin baik bisa meningkatkan kunjungan wisatawan untuk kesejahteraan masyarakat setempat. Pihaknya juga akan memantau langsung kondisi jaringan internet di destinasi wisata ini.

Baca juga: Gunungkidul Ajukan 7 Tempat Wisata untuk Uji Coba Pembukaan

Sebab jika nantinya uji coba buka terbatas diberlakukan, sinyal internet menjadi kebutuhan sangat penting.

"Karena PeduliLindungi sangat bergantung dengan jaringan. QRIS bergantung dengan jaringan," ucap Sandi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul, Wahyu Nugroho mengakui masih ada kendala sinyal karena kawasan Gunungkidul geografisnya berbukit, terutama kawasan wisata pantai.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lembah Watu Pawon Trenggalek: Harga Tiket, dan Jam Buka

Lembah Watu Pawon Trenggalek: Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Keindahan Pantai Kuyon yang Tersembunyi di Trenggalek

Keindahan Pantai Kuyon yang Tersembunyi di Trenggalek

Jalan Jalan
Rute Menuju Lanakila Lake Lampung dengan Kendaraan Pribadi atau Umum

Rute Menuju Lanakila Lake Lampung dengan Kendaraan Pribadi atau Umum

Jalan Jalan
Wahana dan Aktivitas Wisata di Lanakila Lake Lampung

Wahana dan Aktivitas Wisata di Lanakila Lake Lampung

Jalan Jalan
Wisatawan di Yogya Mulai Lirik Kampung Wisata Saat Libur Lebaran 2024

Wisatawan di Yogya Mulai Lirik Kampung Wisata Saat Libur Lebaran 2024

Travel Update
Kasus DBD di Bali Tinggi, Wisatawan Diimbau Vaksin Demam Berdarah

Kasus DBD di Bali Tinggi, Wisatawan Diimbau Vaksin Demam Berdarah

Travel Update
9 Aturan di Ngargoyoso Waterfall, Air Terjun Baru di Karanganyar

9 Aturan di Ngargoyoso Waterfall, Air Terjun Baru di Karanganyar

Travel Update
Tips Pendakian ke Kawah Ijen agar Tetap Aman dan Selamat

Tips Pendakian ke Kawah Ijen agar Tetap Aman dan Selamat

Travel Tips
Kawah Ijen Tutup 3 Hari pada Akhir April 2024, Jangan Kecele

Kawah Ijen Tutup 3 Hari pada Akhir April 2024, Jangan Kecele

Travel Update
Puncak Festival Balon 2024, Alun-alun Wonosobo Jadi Lautan Manusia

Puncak Festival Balon 2024, Alun-alun Wonosobo Jadi Lautan Manusia

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Jam Buka Curug Sewu, Air Terjun Tingkat Tiga di Kendal Jawa Tengah

Harga Tiket dan Jam Buka Curug Sewu, Air Terjun Tingkat Tiga di Kendal Jawa Tengah

Travel Update
Guru Spiritual Terkenal dari India: Bali Membawa Ketenangan dan Semangat untuk Pemulihan Jasmani dan Rohani

Guru Spiritual Terkenal dari India: Bali Membawa Ketenangan dan Semangat untuk Pemulihan Jasmani dan Rohani

Travel Update
7 Wisata Alam di Cilacap, Jawa Tengah, Lokasi Liburan Bersama Keluarga

7 Wisata Alam di Cilacap, Jawa Tengah, Lokasi Liburan Bersama Keluarga

Jalan Jalan
5 Wisata Pantai dekat Heha Ocean View, Ada yang Gratis

5 Wisata Pantai dekat Heha Ocean View, Ada yang Gratis

Jalan Jalan
Rafting Seru di Namu Hejo Pangelangan, Bandung

Rafting Seru di Namu Hejo Pangelangan, Bandung

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com