Kompas.com - 26/10/2021, 17:34 WIB
Ilustrasi berkunjung ke museum secara virtual. DOK. SHUTTERSTOCK/PANITANPHOTO (EDITED)Ilustrasi berkunjung ke museum secara virtual.
|

Sampai saat ini, terdapat lebih dari 20 museum di Indonesia yang telah mengadakan tur virtual melalui Google Arts and Cultures. Berikut di antaranya.

1. Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan Museum Gajah merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara. Museum ini menyimpan berbagai artefak dari seluruh wilayah di Indonesia.

Artefak tersebut mulai dari pahatan patung, topeng, hingga mahkota. Untuk mengunjungi Museum Gajah secara virtual, Anda bisa mengakses laman artsandculture.google.com/partner/museum-nasional-indonesia.

2. Galeri Batik Yayasan Batik Indonesia (YBI)

Sama seperti namanya, Museum Batik YBI menyimpan berbagai koleksi batik dari seluruh Indonesia, mulai dari batik Betawi, Cirebon, Lasem, Pekalongan, Batak, Jambi, Yogyakarta, Surakarta, Bengkulu, hingga Bali.

Untuk mengakses tur virtual di Galeri Batik YBI, Anda bisa langsung mengunjungi laman artsandculture.google.com/partner/galeri-batik-ybi.

Baca juga: 7 Destinasi Wisata Unggulan di Bulukumba yang Wajib Dikunjungi

3. Museum Tekstil

Mengabadikan koleksi wastra nusantara, Museum Tekstil memiliki lebih dari 3.000 koleksi kain dari seluruh Indonesia. Tidak hanya batik, Museum Tekstil juga memiliki koleksi berupa kain tenun dan peralatan pembuatnya.

Untuk melihat koleksi Museum Tekstil secara virtual, silakan kunjungi laman artsandculture.google.com/partner/unit-pengelola-museum-seni.

4. Museum Sangiran

Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran atau Museum Sangiran juga layak untuk dikunjungi secara virtual. Museum ini tak hanya menghadirkan fosil manusia purba, wisatawan juga bisa melihat lukisan wajah Raden Saleh secara virtual.

Adapun tur virtual Museum Sangiran bisa Anda akses melalui laman artsandculture.google.com/partner/sangiran-early-man-museum.

5. Museum Sumpah Pemuda

Untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Anda dapat mengenang kembali gelora semangat para pemuda dan rentetan peristiwa yang diabadikan secara apik di Museum Sumpah Pemuda.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.