Kompas.com - 07/01/2022, 11:58 WIB

KOMPAS.com - Kursi pesawat dekat jendela bisa dikatakan salah satu posisi paling favorit para penumpang.

Selain pas untuk menyaksikan panorama langit yang mengagumkan, kursi pesawat dekat jendela juga dianggap nyaman untuk tidur dengan bersandar ke arah jendela.

Namun, ternyata awak kabin membeberkan alasan kenapa kita sebaiknya tidak bersandar ketika duduk di kursi pesawat dekat jendela.

Alasannya, seperti yang mungkin kebanyakan dari kita sudah duga, adalah faktor kebersihan.

Melansir The Sun, Jumat (7/1/2022), awak kabin, Linda Ferguson, yang sudah bekerja selama lebih dari 24 tahun di industri maskapai, mengungkapkan bahwa bagian paling kotor di pesawat adalah permukaan-permukaan yang rentan terkena batuk atau bersin penumpang. Ini termasuk permukaan sekitar jendela pesawat.

Selain itu, orang-orang yang duduk di kursi pesawat dekat jendela juga cenderung sering menyentuh permukaan di sekitarnya dengan tangan yang kebersihannya tidak terjamin.

Jadi, ketika duduk di kursi pesawat dekat jendela, usahakan tidak tidur dengan bersandar kecuali kita sudah terlebih dahulu membersihkannya.

"Saya melihat banyak orang membawa tisu untuk membersihkan area di sekitar tempat duduk mereka."

"Aturan utama saya adalah tidak meletakkan tangan di sekitar wajah dan mulut, dan saya tidak pernah sakit," ucapnya kepada Reader's Digest.

Baca juga:

Pemandangan indah menjadi salah satu alasan mengapa banyak penumpang lebih suka kursi pesawat dekat jendela.SHUTTERSTOCK/SIPPAKORN Pemandangan indah menjadi salah satu alasan mengapa banyak penumpang lebih suka kursi pesawat dekat jendela.

Jika ingin tidur saat duduk di kursi pesawat dekat jendela, dianjurkan untuk menggunakan semprotan atau tisu antibakteri dan membersihkan area sekitar kita terlebih dahulu sebelum duduk atau tidur, termasuk jendela.

Selain itu, usahakan secara rutin mencuci tangan.

Akan tetapi, selain jendela pesawat, ada beberapa permukaan lainnya di pesawat yang dianggap paling kotor, salah satunya adalah meja lipat.

Sebab, area tersebut sangat jarang dibersihkan pada jeda penerbangan.

Padahal, penumpang tak hanya menaruh makanan dan minuman di atas meja itu, tetapi juga menggunakannya untuk keperluan lain, seperti menaruh kaki telanjang bayi yang sedang dipangku atau menaruh barang lain.

Permukaan paling kotor lainnya juga termasuk sabuk pengaman, majalah, dan kantong kursi.

Beberapa awak kabin bahkan kerap menemukan barang-barang menjijikkan di kantong kursi, seperti tisu kotor, kantong muntah, kaus kaki, dan permen karet yang baru setengah diisap. Duh!

Baca juga:

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.